Guru SMKN 4 Banjarmasin Tewas Dengan Leher Tertancap Pisau

0
1603
Guru SMKN 4 Banjarmasin Tewas Dengan Leher Tertancap Pisau
Guru SMKN 4 Banjarmasin

Indolah.com – Kombes Pol Wahyono membeberkan kronologi pembunuhan Guru SMKN 4 Banjarmasin Tewas Dengan Leher Tertancap Pisau di rumahnya di Jalan Pramuka Komplek Satelit Permai, Banjarmasin Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat sore (29/04).

Menurut Wahyono, berdasarakan keterangan dari keluarga, sebelum pembunuhan sadis itu terjadi, seperti biasa korban pergi mengajar ke sekolah. Kemudian pukul 11.00 Wita, korban pulang ke rumah bersama ibu dan adiknya.

Baca Juga >>> Uang Penumpang Hilang, Sriwijaya Air Diminta Tanggung Jawabnya

Selanjutnya seusai shalat Jumat, ibu dan adik korban pergi keluar rumah. “Korban saat ditinggal ibu dan adiknya, korban sedang tidur,” ujar Wahyono.

Ditambahkan Wahyono, sekitar pukul 15.30 Wita, seorang tukang yang sedang merenovasi rumah si korban bernama Udin mendengar ada suara ribut di dalam rumah. Namun, ia tidak berani masuk ke dalam rumah untuk mencari tahu apa yang terjadi di dalam rumah tersebut.

Tak lama setelah itu, Udin bercerita kepada ibu dan adik si korban kalau dia mendengar keributan di dalam rumah.

“Saat ditemukan korban masih ada denyut nadi dan keluarga langsung melarikan ke rumah sakit. Tapi dalam perjalanan ke rumah sakit korban meninggal,” ujar tambah Wahyono.

Wahyono mengungkapkan, ada dua saksi yang sudah diperiksa dan dimintai keterangan, yaitu dua tukang bangunan yang merenovasi rumah korban.

“Satu tukang masih dalam pencarian. Karena saat peristiwa terjadi diketahui tukang tersebut tidak ada di tempat kejadian dan pulang lebih dulu. Begitu juga motif dan modus dari pembunuhan itu belum bisa dipastikan,” tandas Wahyono.

(Visited 536 times, 1 visits today)