Kemenhub Akan Jatuhkan Sanksi Untuk Nakhoda Dan ABK Zahro Express

0
563
Kemenhub Akan Jatuhkan Sanksi Untuk Nakhoda Dan ABK Zahro Express
Kemenhub Akan Jatuhkan Sanksi Untuk Nakhoda Dan ABK Zahro Express

Indolah.com – Kemenhub Akan Jatuhkan Sanksi Untuk Nakhoda Dan ABK Zahro Express apabila terbukti melakukan kesalahan prosedur penyelamatan penumpang dalam musibah kebakaran kapal yang terjadi pada Minggu (01/01/2017) pagi.

Hal tersebut menyusul informasi dari penumpang yang menyebut mereka melarikan diri beberapa saat setelah kapal terbakar.

Baca Juga >>> Anies Baswedan Tidak Punya Persiapan Khusus Jelang Tahun Baru

Direktur Jenderal Hubungan Laut. Kemenhub Antonius Tonny Budiono mengatakan, pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu informasi yang disampaikan penumpang tersebut.

Sebab, tidak seharusnya nakhoda dan ABK melarikan diri terlebih dulu dan mengabaikan keselamatan penumpang.

“Kalau nakhoda lompat duluan itu bukan nakhoda. Nakhoda itu harusnya paling belakangan seperti di film Titanic,” ujar Tonny di Kantor Kemenhub, Minggu (1/1/2017) malam.

Tonny memastikan Kemenhub akan menjatuhkan sanksi tegas kepada nakhoda dan ABK itu. Namun sebelumnya, mereka harus menjalani sidang di Mahkamah Pelayaran terlebih dahulu.

Kapal Zahro Express terbakar saat beranjak dari salah satu pelabuhan di Muara Angke menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017 dengan rekreasi ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 23 orang meninggal dunia akibat kebakaran Kapal Motor (KM) Zahro Express.

(Visited 61 times, 1 visits today)