Perkosa Gadis 10 Tahun, Seorang Penjaga Pantai Inggris Divonis 50 Tahun Penjara

0
900

Indolah

Indolah.com – Hall beralasan dirinya tidak tahu gadis yang ia temui masih tergolong di bawah umur.

Seorang penyelamat pantai dari Gwynedd, Inggris, dihukum penjara selama 50 tahun di Amerika Serikat karena memperkosa seorang gadis berusia 10 tahun.

Gareth Vincent Hall, 22 tahun, asal Talysarn, mengakui empat dakwaan perkosaan kepadanya yakni dua pelanggaran seksual berat dan satu kejahatan seksual dan memperdaya seorang anak secara online.

Ia dijatuhi hukuman di Eugene, Oregon, Amerika, pada hari Selasa (01/03).

Kepolisian wilayah North Wales, di Inggris, mengatakan penyelidikan terhadap Hall yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kejahatan seksual secara daring masih akan terus berlanjut.

Menurut FBI, Hall terbang ke Oregon pada April tahun lalu, kemudian menyewa mobil dan membawa gadis itu ke sebuah hotel setelah ia menghubunginya secara daring.

Keluarganya mengetahui perihal pemerkosaan yang menimpa putrinya setelah Hall pulang ke Inggris.

Ia ditangkap di Bandara O’Hare, Chicago, pada Mei 2015 pada saat kembali ke AS dan ditahan sejak saat itu.

‘Menghancurkan keluarga’

Media di Oregon, Amerika Serikat melaporkan kedua keluarga, baik pihak Hall maupun korbannya, berada di pengadilan untuk mengikuti persidangan.

Surat kabar harian The Register-Guard melaporkan bahwa pengacara Hall, John Volmert, mengatakan gadis itu mengaku berusia 17 tahun dan akan berulang tahun yang ke-18.

Usai melakukan perjalanan untuk mengunjunginya, Hall meyakini penampilannya seperti gadis berusia 16 atau 17 tahun, tambah Volmert.

Namun hakim Jay McAlpin mengungkapkan, “Saya pikir ini bukan sebuah kesalahan karena ketidaktahuan.”

Saat berbicara melalui seorang penerjemah bahasa Wales, Hall meminta maaf dan mengatakan ia tidak akan pergi ke AS andai mengetahui usia sang gadis yang sebenarnya.

Nenek gadis itu mengatakan kepada pengadilan bahwa tindakan Hall telah “menghancurkan keluarga (korban).”

Pengacara Hall tadinya berharap Hall akan mendapatkan hukuman yang lebih ringan.

Setelah ditahan di AS, terungkap bahwa Hall pernah ditangkap sebelumnya oleh polisi di North Wales, Inggris pada bulan Oktober 2014 “atas dugaan pelanggaran yang dilakukan secara online” dan bebas dengan jaminan.

Kepolisian North Wales mengatakan sejumlah perangkat milik Hall yang disita memang belum diperiksa sepenuhnya, dan pihaknya belum bisa berkomentar sampai penyelidikan selesai.

Tidak ada pengurangan hukuman

Hall bekerja di Arfon Leisure Centre di kota Caernarfon, Inggris, ia mengajar anak-anak untuk berenang, namun dewan kota Gwynedd mengatakan belum pernah menerima pengaduan tentang dirinya.

Ia diskors oleh dewan setelah penangkapan pertamanya di bagian utara Wales dan dipecat pada Mei 2015.

Dewan mengatakan mereka mengikuti ‘semua prosedur perlindungan anak yang relevan.’

Pernyataan yang dibuat sebanyak lima halaman diserahkan ke pengadilan ketika Hall dinyatakan bersalah dan diterbitkan oleh media Oregon.

Di dalamnya terdapat kesepakatan pembelaan antara dirinya dan jaksa, diantaranya terdapat kalimat, “Saya mengetahui bahwa hukuman minimal yang dijatuhkan adalah 25 tahun.

“Oleh karena itu, saya memahami bahwa saya harus menjalani seluruh masa hukuman ini, dan tidak berhak untuk mendapat penurangan masa tahanan, pembebasan sementara, dan tidak berhak untuk segala jenis program yang terkait dengan pengurangan masa tahanan.”

Berdasarkan hukum negara di Oregon dalam kasus kejahatan seks yang serius terhadap anak-anak, Hall sudah mengetahui bahwa dirinya akan dipenjara selama setidaknya 25 tahun tanpa adanya prospek dibebaskan lebih awal.

Pengacaranya berpendapat bahwa ia seharusnya bisa dijatuhi hukuman di bawah 25 tahun.

Namun hakim menolak argumen-argumen yang menyatakan bahwa Hall tidak mengetahui berapa umur gadis itu dan mengatakan ia layak dijatuhi hukuman maksimum, yakni 50 tahun penjara.

Baca juga: Wanita Pemenggal Kepala Gadis Cilik Rusia Menderita Skizofrenia

(Visited 321 times, 1 visits today)