Raul Nilai Mourinho Ciptakan Perpecahan di Madrid

0
499
Raul Nilai Mourinho Ciptakan Perpecahan di Madrid
Raul Nilai Mourinho Ciptakan Perpecahan di Madrid

Indolah.com – Raul Nilai Mourinho Ciptakan Perpecahan di Madrid. Raul Gonzalez memandang kembali masa-masa Jose Mourinho di Real Madrid. Penyerang legendaris Los Blancos itu menilai Mourinho menciptakan perpecahan.

Raul sebenarnya tak sempat merasakan bermain di bawah arahan Mourinho ketika di Madrid. Raul meninggalkan Los Merengues pada 25 Juli 2010, tepat ketika Mourinho baru akan memulai kerjanya di Madrid.

Mourinho pada prosesnya membawa Madrid memenangi Copa del Rey di musim pertamanya itu, lalu meraih gelar Liga Spanyol di tahun berikutnya. Dua tahun ini diakui Raul menunjukkan kinerja yang sukses dari Mourinho.

Meski demikian, Raul lantas melihat adanya perpecahan di tubuh tim pada tahun ketiga. Hal itu pula yang kuat diyakini membuat kapten sekaligus kiper legendaris, Iker Casillas, pada prosesnya hengkang.

Casillas memang baru meninggalkan Madrid pada akhir musim 2014/2015 lalu, tapi dia mulai kehilangan posisi di masa ketika bersama Mourinho. Di tahun ketiganya, Mourinho memicu kontroversi ketika memutuskan menepikan Casillas dan memilih Diego Lopez sebagai kiper utama.

Sejak saat itu, posisi Casillas sebagai pemimpin tim menjadi tereduksi dan malah kerap jadi sasaran kritik. Raul menyebut cuma Casillas dan klub yang benar-benar tahu situasi sebenarnya saat itu, tapi dia cukup yakin untuk menyimpulkan bahwa perpecahan di bawah Mourinho memicu hal itu.

Baca juga: Arsenal Siapkan Dana Rp 875 Miliar Untuk Gonzalo Higuain

“Mourinho bekerja dengan bagus. Dua tahun pertama sangatlah bagus. Tim tampil kompetitif dan mengalahkan tim terbaik Barcelona ketika itu,” ujar Raul.

“Di tahun ketiga, perpecahan dimulai, satu hal yang Anda rasakan dari luar dan bisa Anda lihat. Tapi untuk tahu apa yang harus dipikirkan, Anda perlu tahu akar masalahnya.”

“Ketika saya ada di sana, ada banyak orang mengatakan sesuatu yang tidak sesuai kenyataan. Tapi perpecahan yang diciptakan Mourinho itu jelas. Ada perpecahan. Meski demikian, kerja yang dilakukannya di lapangan sangat bagus,” imbuhnya.

Terlepas dari pandangannya tersebut, Raul menilai Mourinho tetap punya catatan positif di dalam lapangan. Salah satunya mengimbangi Barcelona-nya Pep Guardiola yang ketika itu superior.

“Ada banyak cara untuk mencapai tujuan Anda, saya selalu mengatakan itu dan Anda harus menemukan sebuah strategi sehingga tim bersatu,” lanjutnya.

“Kemudian semua orang punya preferensi masing-masing. Saya menghormati seluruhnya, tapi saya akan melihatnya dari aspek olahraga: Mourinho bersaing dengan baik melawan tim terbaik Barcelona,” demikian Raul.

(Visited 69 times, 1 visits today)