Pria Keturunan Tionghoa Mengabdi Menjadi Dokter Militer – Letda Alfred

0
67

Cerita Letda Alfred H Alphanto, Perwira Prajurit Karier TNI Keturunan Tionghoa : Tak Ada Pembedaan, Saya Diperlakukan

Cerita menginspirasi tiba dari Letnan Dua (Letda) Ckm dr Alfred Alphanto. Pria turunan etnis Tionghoa itu pilih membaktikan diri untuk negara dan bangsa dengan jadi dokter militer.

“Aku ingin memberi suatu hal kembali lagi ke negara, satu diantaranya dengan berbakti sebagai tentara,” kata Letda Ckm dr Alfred Alphanto dalam saluran YouTube Jenderal Andika Gagah, Minggu (25/9/2022).

Perwira pertama Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) itu mengutarakan, kontribusi yang diberi negara pada etnis Tionghoa menjadi satu diantara argumennya pilih berbakti sebagai dokter tentara. Menurut dia, karena kontribusi negara, orangtua dan kakeknya mendapatkan peluang yang serupa untuk berkembang.

“Karena dahulu dari orangtua aku, kakeknya, mengelana dari Tiongkok kesini. Lantas dapat diterima sebagai masyarakat negara Indonesia. Disamping itu, negara Indonesia ini memberi beberapa orang Tionghoa peluang yang serupa untuk berkembang, dari awalannya petani. Lantas ayah aku dan ibu aku karena usaha kerasnya dapat sarjana, lalu menurut aku itu telah kontribusi besar dari negara untuk aku,” papar Letda Ckm dr Alfred Alphanto.

Letda Ckm dr Alfred Alphanto akui tak pernah mendapatkan tindakan yang lain sepanjang hidup di Indonesia. Hal yang juga sama dirasanya sepanjang jadi prajurit TNI.

“Di negara ini dan lembaga ini tidak ada pembandingan. Semua diberi peluang yang serupa, berkompetisi yang serupa dan tindakan dalam organisasinya juga sama . Maka aku dan rekan-rekan aku diberlakukan dengan sama, dididik secara benar jadi prajurit yang bagus,” katanya.

Letda Ckm dr Alfred Alphanto juga siap ditugaskan di pelosok Indonesia. Ia mengatakan akan bekerja sebagus-baiknya di mana saja ditugaskan untuk berbakti sebagai dokter tentara.

“Sebagai dokter tentara aku akan ikuti perintah ditaruh di mana dan berkreasi sebagus mungkin pada tempat aku ditaruh. Aku akan usaha mengenyam pengetahuan sedalam-dalamnya lebih kembali untuk dibaktikan untuk warga. Dan jika memungkinkannya dapat melangsungkan dedikasi seperti penyembuhan gratis. Karena, jika orang tersenyum, aku ikut juga suka,” tutur Letda Ckm dr Alfred Alphanto.

Ayah Letda Ckm dr Alfred Alphanto, Jerry Alfanto, ikut ungkap figur si anak. Menurut Jerry, Letda Ckm dr Alfred Alphanto sebagai figur yang disiplin.

“Anaknya condong mekanisme, berpikir mekanisme, goal oriented, disiplin, konsentrasi,” kata Jerry.

Jerry juga suka putranya pilih berbakti untuk negara. Menurutnya, lolosnya Letda Ckm dr Alfred Alphanto jadi prajurit TNI sebuah fenomena untuk keluarganya.

“Dapat menyekolahkan mereka jadi dokter satu fenomena, dan saat ini dapat masuk di TNI, lebih fenomena kembali,” papar ia.

Ia menjelaskan, karakter patriotisme Letda Ckm dr Alfred Alphanto didapat dari orang tuanya. Jerry menjelaskan ayahnya membuat sekolah untuk masyarakat karena saat itu tidak ada sekolah dasar di kampungnya.

“Waktu sekolah yang bangun sekolah papah aku. Karena di daerah tidak ada sekolah. Karena papah aku buta huruf, jadi bangun SD negeri tahun 71 sepertinya, Jadi dari kecil aku telah tularkan ke anak-anak, patriotisme ini menyebar ke mereka dari kecil sedikit-sedikit,” kata Jerry.

(Visited 12 times, 1 visits today)