Akibat Sepi Pengunjung, Mega Wisata Icakan Resmi Ditutup

0
36
Akibat Sepi Pengunjung, Mega Wisata Icakan Resmi Ditutup
Akibat Sepi Pengunjung, Mega Wisata Icakan Resmi Ditutup

Indolah.comAkibat Sepi Pengunjung, Mega Wisata Icakan Resmi Ditutup. Mega Wisata Icakan, Kabupaten Ciamis telah tutup. Tujuan yang jadi ikon Kota Ciamis ini alami penurunan pengunjung serta mulai tidak untung.

Berita tutupnya Mega Wisata Icakan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, cukup mencengangkan sampai jadi pembicaraan didunia maya. Karena, Icakan ini adalah tempat rekreasi buatan paling besar serta telah jadi ikon wisata Ciamis.

Awal timbulnya Icakan tutup, posting dari account facebook Icakan Ciamis pada 7 Juli 2018, berisi pemberitahuan, ” Terhitung tanggal 8 Juli 2018, Mega Wisata Icakan Ciamis resmi ditutup untuk umum. Kami katakan terimakasih banyak pada pengunjung yang telah hadir ke Icakan. Minta maaf jika ada kekeliruan atau kekurangan yang terkait dengan wisata Icakan. Terimakasih. ‘Owner Mega Wisata Icakan’. ”

Posting ini cukup mencengangkan. Hingga beberapa ratus warganet segera bagikan posting itu. Bahkan juga beberapa ratus komentar respon serta bertanya-tanya tentang Icakan yang tutup dengan mendadak.

Seperti account Facebook Kufit Shavitri. ” Walau sebenarnya icakan mah bagus, akses menuju lokasina dilihat di-saesae diaspal sareng teu nyusahkeun pengunjung nu bade dateng, teu jiga wisata nu di Ciawi, tempat na tidak sesuai harapan serta menyusahkan hiksss.. namun ya sudahlah, sangatlah disayangkan memanglah, namun mungkin saja itu yang terunggul, ” tulisnya.

“Pantesan.. hiks.. baru tahu beritanya. Tempo hari minggu saya kesana ditutup. Walau sebenarnya telah jauh-jauh, pada akhirnya balik lagi, ” kata warganet yang lain, Entin Wijayanti.

Bahkan juga, nampak berita jika Mega Wisata Icakan akan jadikan suatu pondok pesantren. Seperti yang disampaikan account facebook Yanti Rohayati.

” Denger selentingan berita Icakan yang dahulu akan pindah jadi mengarah yang tambah baik, tuturnya ingin jadikan pesantren ya… Soalnya yang mempunyai telah pindah, ” tulisnya.

Ada pula yang mengkaitkan dengan hal mistis seperti komentar account Indra Las. ” Indah tetapi mengerikan. 2X ke Icakan aya nu kitu wae geuning. Sepakat pisan lamun Icakan jadi pasantren, ” tuturnya.

Baca juga : Bali Tempat Tujuan Wisata dari 10 Tempat Paling Favorit di Dunia

Berita tutupnya Mega Wisata Icakan dibetulkan oleh salah seseorang perwakilan koordinator keamanan ruang wisata itu, Diding Suhadi dengan kata lain Ici. Menurutnya, Icakan mulai resmi tutup 8 Juli 2018.

Mega Wisata Icakan yang Jadi Ikon Ciamis Tutup, Wisatawan KagetPenutupannya tidak sesuai harapan banyak wisatawan (Dadang Hermansyah/detikTravel)
Alasannya, kata dia, Icakan sekarang ini tidak laris serta pengunjung telah sedikit seperti dahulu. Hingga pemasukan tidak sepadan dengan pengeluaran.

Itu dipicu karena seputar dua th. ke belakang, sambung dia, owner Icakan memberlakukan ketentuan kolam renang wahana air tidak dapat menyatu atau dipisah pada lelaki dengan wanita.

“Memanglah dari th. ke th. wisatawan selalu menyusut. Tampak waktu libur hari besar, th. semula dari 3. 000 wisatawan, th. ini cuma 2. 000. Gaji untuk pegawai juga disubsidi dari Jakarta, ” kata Diding.

Mulai sejak awal berdiri seputar 2007, jumlahnya karyawan Icakan capai 100 orang. Bahkan juga pengunjung sangat banyak dapat capai 10. 000 wisatawan dari beragam daerah.

“Paling akhir ada 50 karyawan, lalu dikurangi saat ini sangat cuma 25 karyawan itu untuk bersih-bersih taman serta tempat saja,” tuturnya.

Diding mengakui tidak tahu dengan tentu tempat 20 hektar taman rekreasi Icakan ini akan dipakai untuk apa. Tetapi ada berita jika tempat akan dipakai untuk pusat pendidikan.

“Belumlah tahu untuk apa, semoga tambah baik untuk pendidikan contohnya. Itu bagaimanakah yang mempunyai,” kata Diding.

Selain itu, Dinas Pariwisata Ciamis mengakui sangatlah prihatin atas tutupnya Mega Wisata Icakan. Karena, Icakan telah jadi ikon pariwisata di Kabupaten Ciamis.

“Sangatlah disayangkan Icakan bila benar hingga tutup, walau sebenarnya ikon wisata Ciamis, kami tetap mempromosikannya serta telah berada di buklet kami,” kata Kabid Tujuan Dinas Pariwisata Ciamis Budi Kurnia.

(Visited 32 times, 1 visits today)