Aksi Bela Palestina, Waketum FPI Bahas 2019 Ganti Presiden

0
366
Aksi Bela Palestina, Waketum FPI Bahas 2019 Ganti Presiden
Aksi Bela Palestina, Waketum FPI Bahas 2019 Ganti Presiden

Indolah.com – Aksi Bela Palestina, Waketum FPI Bahas 2019 Ganti Presiden, Aksi Bela Palestina di Monas terlihat jelas sebagai aksi politik domestik Indonesia. Waketum FPI Ja’far Shodiq menyebut-nyebut gerakan 2019 Ganti Presiden di depan ratusan ribu massa aksi 115 Pembebasan Baitul Maqdis.

Hal itu dia sampaikan lewat pantun di dalam pidatonya di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

“Jangan ngomong dua periode, 2019 ganti presiden betul? Takbir! Sudah cukup, FPI tinggal tunggu komando guru kita di Mekah kapan pulang,” kata Ja’far.

Kata-kata Ja’far tersebut disambut pekikan takbir ratusan ribu peserta Aksi Pembebasan Baitul Maqdis.

“Allahuakbar, Allahuakbar,” pekik peserta aksi sambil mengepalkan tangannya ke langit.

Shodiq mengatakan FPI dan ormas-ormas tetap menunggu arahan Habieb Rizieq. Dia menyatakan jika Pemerintah tak mau membela Palestina, maka umat Islam siap berperang.

“Kita buktikan sekarang, kita buktikan sekarang, kenapa? Karena konstitusi negara setiap penjajahan harus dihapuskan. Kalau Pemerintah kita tak mau ikut serta, kepada kita serahkan senjata kepada kita, serahkan senjata ke umat Islam,” ujar Shodiq.

Baca Juga : Gunung Merapi di Yogyakarta Bergemuruh dan Keluarkan Asap Putih

Sebelumnya, Ketua GNPF Ulama Bachtiar Nasir menghimbau Peserta aksi 115 untuk tidak membawa-bawa kepentingan politik dalam aksi Pembebasan Baitul Maqdis.

Ia meminta kepada peserta aksi hanya membawa bendera Palestina dan bendera Indonesia pada aksi yang dilaksanakan di depan kedutaan besar Amerika Serikat, Jakarta, Jumat (11/5).

“Saudara-saudara tidak boleh ada kepentingan politik praktis sesaat, siap?,” Kata Bachtiar seusai salat subuh berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Aksi 115 ini digelar utuk mengecam klaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Klaim ini diakui oleh Amerika Serikat yang kemudian memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari semula di Tel Aviv ke Yerusalem.

Karena itu salah satu agenda besar aksi 115 adalah menggelar orasi di depan Kedubes AS yang tak jauh dari kawasan Monas.

Namun Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Aziz mengatakan massa urung ke Kedubes AS dan hanya berorasi di Monas. Massa 115 rencananya akan salat Jumat di Monas.

(Visited 815 times, 1 visits today)