Ananda Walk Out dan Kritik Panitia Undang Tokoh Tak Sesuai Ajaran Kanisius

0
42
Ananda Walk Out dan Kritik Panitia Undang Tokoh Tak Sesuai Ajaran Kanisius
Ananda Walk Out dan Kritik Panitia Undang Tokoh Tak Sesuai Ajaran Kanisius

Indolah.com – Ananda Walk Out dan Kritik Panitia Undang Tokoh Tak Sesuai Ajaran Kanisius, Komposer kenamaan asal Indonesia, Ananda Sukarlan melakukan aksi walk out saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi pidato di acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

Ananda menjadi salah satu dari lima alumni tersaring dari 95 finalis yang menjadi kandidat mendapatkan Penghargaan Kanisius.

Ananda Walk Out dan Kritik Panitia Undang Tokoh Tak Sesuai Ajaran Kanisius

Kelima kandidat tersebut adalah Ananda Sukarlan (komponis dan pianis), Derianto Kusuma (pendiri Traveloka), Romo Magnis Suseno (tokoh Jesuit), Irwan Ismaun Soenggono (tokoh pembina Pramuka) dan Dr. Boenjamin Setiawan (pendiri Kalbe Farma).

Baca Juga : Polres Dharmasraya Dibakar Teroris, Panah dan Pesan Jihad Diamankan

Di acara tersebut Anies Baswedan diundang untuk memberi pidato pembuka di acara akbar itu, disaat Anies berpidato Ananda Sukarlan berdiri dari kursi VIP dan walk out yang kemudian diikuti oleh ratusan alumni dan anggota hadirin lainnya.

Ananda Walk Out dan Kritik Panitia Undang Tokoh Tak Sesuai Ajaran Kanisius
Ananda Walk Out dan Kritik Panitia Undang Tokoh Tak Sesuai Ajaran Kanisius

Setelah memberikan pidatonya yang disambut dengan dingin oleh hadirin yang tinggal, Anies Baswedan meninggalkan tempat. Hadirin yang tadinya walk out pun memasuki ruangan kembali.

Usai Anies meninggalkan acara, Ananda kembali ke ruangan dan memberikan pidato untuk penghargaan yang diberikan Kolose Kanisius kepada dirinya.

Dalam pidatonya itu setelah ia mengucapkan terimakasih, Ananda menyampaikan kritik terhadap panitia acara yang sengaja mengundang tokoh yang bertentangan dengan nilai-nilai yang diajarkan Kanisius.

“Anda telah mengundang seseorang dengan nilai-nilai serta integritas yang bertentangan dengan apa yang telah diajarkan kepada kami. Walaupun anda mungkin harus mengundangnya karena jabatannya, tapi next time kita harus melihat juga orangnya. Ia mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius. Ini saya tidak ngomong politik, ini soal hati nurani dan nilai kemanusiaan,” katanya.

Setelah turun dari panggung, Ananda mendapat pujian dari para nominator penerima penghargaan, antara lain mantan menteri Sarwono Kusumaatmaja dan Kepala SMA Kanisius Pater E. Baskoro Poedjinoegroho.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut dia, sebagai gubernur, dia harus mengayomi warganya.

Terkait Ananda yang walk out, Anies mengaku tidak ingat ada yang keluar ruangan saat dia berpidato.

“Saya malah baru tahunya sesudah dalam kantor. Pas datang tadi pagi pun saya belum tahu,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

(Visited 43 times, 1 visits today)