Anggota Brimob di Blora Tembak Mati Dua Rekannya Lalu Bunuh Diri

0
466
Anggota Brimob di Blora Tembak Mati Dua Rekannya Lalu Bunuh Diri
Anggota Brimob di Blora Tembak Mati Dua Rekannya Lalu Bunuh Diri

Indolah.com – Anggota Brimob di Blora Tembak Mati Dua Rekannya Lalu Bunuh Diri, Seorang anggota Brimob Pati, Polda Jateng menembak mati dua rekannya sesama anggota Brimob saat tugas jaga di lokasi pengeboran sumur minyak Sarana Gas Trembul (SGT) di Blok Trembul di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Blora, Jawa Tengah. Pelaku bunuh diri usai menembak mati kedua rekannya.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono membenarkan adanya penembakan terhadap anggota Brimob yang sedang bertugas mengamankan lokasi pengeboran minyak, pada Selasa (10/10) sekitar pukul 18.00 WIB.

Anggota Brimob di Blora Tembak Mati Dua Rekannya Lalu Bunuh Diri

“Pukul 18.00 WIB terjadi penembakan anggota Brimob terhadap rekannya sendiri. Mengakibatkan 3 meninggal dunia,” kata Condro di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Rabu (11/10/2017).

Baca Juga : Dilapor Balik Eggi Sudjana, Ini Komentar Tegas Romo Magnis

Para Anggota Brimob yang tewas atas nama Brigadir Budi Wibowo (30), Brigadir Ahmad Supriyanto (35), dan Bripka Bambang Tejo (36). Diduga pelaku penembakan yaitu Bambang Tejo juga mengakhiri hidupnya dengan tembakan di kepala.

“Ketiga anggota ini anggota Subden IV Sat Brimob di Pati,” tandasnya.

Kapolda mengatakan, anggota Brimob ada di lokasi dalam rangka tugas pengamanan proyek vital nasional di pengeboran minyak. Anggota yang ditempatkan berjumlah enam orang.

“Permohonan pengamanan kurang lebih satu bulan di tempat tersebut,” katanya.

Baca Juga : Satu Pengendara Ninja Tewas Akibat Kecelakaan Di Simpang Tanah Abang

Kapolda mengatakan, motif penembakan tersebut dimungkinkan adanya persoalan pribadi yang menyebabkan rekan satu kompinya tertembak. Dari keterangan saksi sebelum terjadi penembakan, tidak terdapat percekcokan.

“Di barak sebelahnya juga tidak mendengar adanya percecokan, yang berada di tenda tiga korban itu. Memang terdengar tiga kali suara tembakan,” tuturnya.

Kapolda menjelaskan, olah TKP dilakukan sejak malam hingga pagi hari. Senjata yang digunakan untuk penembakan berjenis AK 101.

“Dari hasil olah TKP luka yang ditemukan di korban Bambang Tejo terdapat luka di kepala, dan korban lain terdapat luka di badan. Selain itu senjata di korban ada satu, yang lain di barak,” paparnya.

Ia mengatakan, prosedur penggunaan senjata api telah dilakukan pengecekan di Sat Brimob. Bagian Psikologi Polda Jateng juga memeriksa para anggota secara rutin.

“Anggota itu sudah memegang kartu senjata api. Pemegang kartu sudah melalui tahapan psikologi. Kalau masalah pribadi kadang-kadang bisa terjadi terhadap siapa pun. Kami juga akan lakukan evaluasi secara internal mengenai penempatan,” sambung Kapolda.

(Visited 68 times, 1 visits today)