Australia Tawarkan Bantuan Perangi ISIS di Filipina Selatan

0
424
Australia Tawarkan Bantuan Perangi ISIS di Filipina Selatan
Australia Tawarkan Bantuan Perangi ISIS di Filipina Selatan

Indolah.com – Australia Tawarkan Bantuan Perangi ISIS di Filipina Selatan, Negara Australia melalui Menteri Luar Negeri, Julie Bishop menawarkan bantuan kepada Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam kunjungan ke Manila bulan ini.

Julie Bishop mengungkapkan bahwa Australia siap memerangi para militan kelompok teroris ISIS di Filipina Selatan.

Australia Tawarkan Bantuan Perangi ISIS di Filipina Selatan

“Jelas kita akan siap mendukung Filipina dengan cara yang sama seperti kita mendukung Irak dalam memberikan saran, bantuan dan pelatihan,” kata Menlu Bishop kepada wartawan di Canberra.

Baca Juga : Kaesang Kembali Buat Vlog Ungkap Alasanya Berhenti Ngevlog

“Angkatan Bersenjata (Filipina) sedang terlibat dalam pertarungan yang cukup brutal melawan ISIS,” katanya.

“Kami menawarkan untuk membantu dengan cara apapun yang memungkinkan untuk mengalahkan momok ini di Filipina selatan – di kawasan kita,” tambahnya.

Menlu Bishop menjelaskan bahwa bantuan yang ditawarkan oleh negaranya bukan dalam bentuk pengiriman pasukan ke wilayah konflik.

“Saya bertemu dengan Presiden (Duterte) secara rinci mengenai dukungan yang kami berikan di Irak, yang tidak termasuk pengiriman tentara ke lapangan,” katanya.

“Saya tahu Amerika Serikat juga menawarkan bantuan. Saya tahu Malaysia dan Indonesia siap untuk mendukung Singapura dan siap mendukung Filipina jika mereka meminta dukungan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga : Foto Kocak Tiru Bibir Anniesa Hasibuan Viral di Medsos

Saat ini pesawat pengintai milik Australia yang bernama Royal Australian Air Force (RAAF) telah beroperasidi wilayah tersebut dan memberikan data intelijen kepada pihak Filipina.

Menurut badan intelijen dan keamanan Australia, munculnya militan yang terinspirasi ISIS di sekitar Kota Marawi yang dilanda perang semakin mengkhawatirkan.

Pada pekan lalu, kepala badan intelijen asing Australia ASIS, Nick Warner, mendapat banyak kritikan ketika berpose dengan Presiden Duterte dalam pertemuan di mana mereka membahas ancaman ISIS di Filipina.

Baca Juga : Heboh di Medsos, Video Sopir Taksi Blue Bird Ngomelin Pria Bule

Pada bulan Juni, komandan jenderal Pasukan Korps Marinir AS di Pasifik mengatakan kepada ABC bahwa dia memperkirakan pasukan Australia akan segera bergabung dengan personil AS memerangi ekstremis Islam di Asia Tenggara.

“Kita memiliki sejarah panjang sebagai kekuatan ekspedisi saat dibutuhkan. Kita mulai dari hal yang sama saya kira, dan kita beroperasi bersama selama 100 tahun,” kata Letnan Jenderal David Berger.

(Visited 49 times, 1 visits today)