Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus Dan Listrik Padam

0
118
Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus
Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus

Indolah.com – Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus, Akibat hujan deras sejak dua hari lalu Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, terendam banjir. Dampaknya, akses jalan putus dan listrik padam di dua kabupaten tersebut.

Banjir terjadi sejak Sabtu (15/7) pukul 05.00 WIB yang kemudian terus meningkat dan meluas. Ribuan rumah terendam banjir hingga ketinggian 1-2 meter,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya, Minggu (16/7/2017).

Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus

Sutopo menjelaskan ada tujuh kecamatan di Kabupaten Belitung Timur, yaitu Kecamatan Simpang Renggiang, Kepala Kampit, Dendang, Damar, Gantung, dan Manggar, yang terendam banjir. Ketinggian banjir berkisar antara 25-120 cm. Warga yang terjebak banjir sulit dievakuasi.

Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus
Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus

Evakuasi warga terhalang tingginya banjir dan terbatasnya perahu karet,” tutur Sutopo.

Akses jalanan di beberapa kecamatan di Kabupaten Belitung Timur pun terputus. Pendistribusian bantuan logistik untuk korban banjir menjadi sulit.

Baca Juga : Kolektor Belanda Dituntut Kembalikan Mumi Biksu Berumur Seribu Tahun

Akses Jalan Raya Kelapa Kampit-Tanjung Pandan, tepatnya depan Kompleks PLN Desa Mayang, mengalami rusak karena terus menerus tergerus aliran air hujan. Jalan lintas Tanjung Pandan-Buding menuju Kampit dan Manggar tidak bisa dilalui kendaraan karena kedalaman air 3 meter, akibat Sungai Buding meluap,” terang Sutopo.

Pada Minggu pagi, jalan raya dari Gantung menuju Manggar putus. Bantuan logistik mengalami kendala akibat jalan putus dan terendam banjir,” imbuh dia.

Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus
Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus

Untuk di Kabupaten Belitung, Sutopo menerangkan ada empat kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjung Pandan, Membalong, Sijuk, dan Badau yang terdampak banjir. Beberapa ruas jalan juga tidak dapat dilalui kendaraan karena terendam banjir.

Baca Juga : Video, Tukang Ojek Ngamuk Ditegur Pejalan Kaki

Sebanyak 40 rumah di Desa Kembiri Kecamatan Membalong terendam banjir hingga 2 meter akibat luapan Sungai Kembiri. Beberapa perahu milik warga tenggelam tersapu banjir yang terjadi pada Minggu dini hari pukul 02.30 WIB di Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk. Kerugian sementara 5 unit perahu sampan dan 2 unit perahu boat milik masyarakat Desa Sungai Padang tenggelam,” tuturnya.

Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus
Banjir Dahsyat Melanda Belitung Dan Belitung Timur, Akses Jalan Putus

Aparat gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, SKPD, PMI, relawan dan masyarakat membantu evakuasi warga yang terkena banjir. Hingga saat ini, belum ada laporan jumlah korban jiwa dari bencana tersebut. Pengungsi ditempatkan pada daerah-daerah tinggi yang tidak terkena banjir. Pendataan masih dilakukan.

Baca Juga : Pelaku Bully Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Telah Diketahui Identitasnya

Banjir ini disebabkan pula kemampuan drainase dan sungai beserta anak-anak sungainya yang tidak mampu menampung hujan dengan intensitas tinggi ditambah meningkatnya degradasi lingkungan di Belitung dan Belitung Timur.

Lebih lanjut, Sutopo menyebut air hujan di wilayah Belitung biasanya mengalir sebagai aliran permukaan (run off) dan menggerus permukaan. Kandungan biji timah dan kaolin banyak ditemukan di daerah endapan batuan granit, sehingga daerah sekitar sungai banyak dimanfaatkan sebagai usaha pertambangan.

Banyaknya usaha pertambangan ini yang tidak didukung dengan upaya perbaikan lingkungan yang banyak menyebabkan terjadinya kerusakan ekosistem lingkungan. Air menjadi keruh karena partikel lumpur dan sukar untuk meresap ke tanah dan sungai yang dangkal terdapat di Belitung sebagai akibat dari aktivitas pertambangan tersebut,” papar Sutopo.

Baca Juga : Presiden Jokowi Menegaskan Hanya Memblokir Telegram

Partikel lumpur hasil tambang yang terbawa aliran tersebut menyebabkan drainase dan sungai-sungai menjadi dangkal. Jika terus terjadi, daya tampung sungai akan semakin berkurang dan saat hujan lebat dapat terjadi banjir.

Perlu segera ada kebijakan strategis dari pemerintah setempat untuk melakukan restorasi kerusakan akibat tambang dan melakukan pengerukan di aliran-aliran sungai yang sudah dangkal,” cetus Sutopo.

(Visited 93 times, 1 visits today)