Banyak Peserta Yang Berguguran Di IOX 2019 Andalas

0
178
Banyak Peserta Yang Berguguran Di IOX 2019 Andalas
Banyak Peserta Yang Berguguran Di IOX 2019 Andalas

Indolah.com – Petualangan ekstrim Indonesia Off-road eXpedition (IOX) 2019 Andalas, yang start dari Medan, Sabtu (09/02/2019) terus berjalan. Namun Banyak Peserta Yang Berguguran Di IOX 2019 Andalas karena kerasnya trek yang harus dilalui.

Team leader IOX 2019 Andalas, Syamsir Alam, dalam rilis yang diterima wartawan mengatakan, dari 81 peserta yang menggunakan kendaraan off road 4×4, hanya 20-an kendaraan saja yang sukses mengikuti trek demi trek sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan.

Baca Juga >>> Susy Susanti: Undian Kompetisi All England 2019 Tidak Menguntungkan

Mayoritas peserta gagal memasuki trek sesuai jadwal dan masih berjibaku untuk keluar dari trek-trek sebelumnya. Semakin hari semakin sedikit jumlah peserta yang bisa mengikuti seluruh trek sesuai jadwal,” katanya.

Menurut dia, trek ekstrem pertama yang membuat peserta terhambat adalah di Siosar Berastagi. Trek Siosar bagaikan trek supermarket off-road super berat. Tanjakan curam, turunan curam, bogger (rawa lumpur) yang dalam, bebatuan, akar pohon besar yang menyulitkan semua tersedia dan harus dilalap oleh para off-roader di IOX 2019 Andalas kali ini.

Usai dari Siosar seluruh peserta istirahat di Silalahi, di pantai Danau Toba, menikmati keindahan alam dan budaya Danau Toba sekaligus kesempatan perbaikan kendaraan yang memiliki masalah selama perjalanan. Namun akibat kerusakan yang agak sulit diperbaiki, tercatat dua kendaraan peserta menyerah tidak bisa lanjut dan diangkut dengan trailer langsung menuju garis finish yang berada di Bukit Tinggi.

Dari Silalahi, seluruh peserta IOX 2019 Andalas bergerak ke Parmonangan untuk off-road. Namun tercatat hanya 22 kendaraan 4×4 yang masuk trek tersebut. Sisanya masih tercecer di trek Siosar dan sebagian lagi rusak yang harus masuk bengkel untuk perbaikan.

Untuk peserta yang tercecer, kata Syamsir, dilarang memasuki trek tersebut untuk mengurangi risiko kecelakaan yang akan terjadi. Sekitar 56 kendaraan melambung mengambil jalan on-road ke Sibolga via Tarutung. Sebagian peserta menginap dan berkesempatan menikmati wisata di Tarutung.

Setelah itu, peserta melakukan start dari Sibolga (jalan on-road) menuju pantai Tabuyung dengan menyusuri jalan pasir di pantai sepanjang 10 Km. Dari Tabuyung, peserta menuju Simpang Gambir melalui jalan on-road dan off-road melalui perkebunan sawit dan lading. Tercatat hanya 29 kendaraan yang memasuki trek ini. Sisanya tercecer di belakang dan sebagian lagi diperbaiki karena rusak.

(Visited 20 times, 1 visits today)