Baru Diluncurkan, Hijab Sport Milik Decathlon Ditarik Kembali

0
50

Baru Diluncurkan, Hijab Sport Milik Decathlon Ditarik Kembali

Indolah.com Baru Diluncurkan, Hijab Sport Milik Decathlon Ditarik Kembali. Ikuti jejak Nike, Decathlon menjadi sebagai salah satunya ritel produk berolahraga paling besar dalam dunia melaunching produk hijab sport. Hijab untuk berolahraga ini diklaim mempunyai bahan yang mudah serta skema jahit yang nyaman digunakan waktu berjalan aktif.

Akan tetapi, baru saja di luncurkan, produk hijab sport itu ditarik dari penjualan. Rupanya, ritel asal Prancis itu dihujani kecaman di sosial media. Ketetapannya untuk melaunching produk hijab dipandang intimidasi bahkan juga penghinaan buat orang Prancis.

Dikutip dari The Guardian, pihak Decathlon terima lebih dari 500 telephone serta e-mail memprotes pada produk hijab sport itu. Bahkan juga, Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn mengemukakan kritiknya dengan cara langsung.

“Ini ialah visi wanita yang tidak saya papar. Saya lebih pilih brand Prancis tidak mempromokan kerudung,” papar Agnez.

Diluar itu, politisi yang lain dari partai La République En Marche, Aurora Berge turut mengemukakan protesnya di Twitter. Dia menulis jika menjadi masyarakat negara Prancis, dia tak akan yakin pada brand yang tidak cocok dengan nilai-nilai yang ada.

Baca juga : Persiapan Jonatan Christie Jelang Laga Pertama All England 2019

Terima kecaman dari beberapa pihak, Decathlon pada akhirnya menarik penjualan hijab sport itu. Walau baru di luncurkan di Marocco serta baru akan di luncurkan di Prancis, Decathlon akan memutuskan untuk dengarkan masukan yang dikatakan penduduk Prancis.

Pada RTL Radio, pihak Decathlon menginformasikan penarikan hijab itu dari pasar. Xavier Rivoire sebagai Decathlon Head of Communications membuka faktanya ialah ‘untuk pastikan keamanan produk lebih dahulu’.

Ketetapan Decathlon kembali mengundang perhatian netizen dunia. Beberapa orang menyayangkan sikap rasis orang Prancis pada muslim. Banyak juga yang merekomendasikan Decathlon masih jual hijab itu di negara muslim seperti Malaysia serta Indonesia.

“Tidak apa-apa, kamu dapat hadir serta jual produk itu di Malaysia, #Decathlon,” catat pemakai Instagram bernama Timo.

Prancis telah diketahui menjadi negara yang mempunyai anti-pati pada muslim. Prancis jadi negara pertama di Eropa yang melarang pemakaian burqa atau cadar, serta sekarang dibarengi negara yang lain seperti Denmark serta Belanda.

(Visited 11 times, 1 visits today)