Batal Jadi Calon PM, Kakak Raja Thailand Minta Maaf ke Publik

0
167
Batal Jadi Calon PM, Kakak Raja Thailand Minta Maaf ke Publik
Batal Jadi Calon PM, Kakak Raja Thailand Minta Maaf ke Publik

Indolah.com – Batal Jadi Calon PM, Kakak Raja Thailand Minta Maaf ke Publik, Putri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi, kakak sulung Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, mohon maaf sebab memicu “permasalahan” sesudah didiskualifikasi dari bursa calon perdana menteri dalam pemilihan umum pada Maret yang akan datang.

“Saya meminta maaf maksud tulus saya untuk kerja buat negara serta rakyat Thailand mengakibatkan permasalahan yang semestinya tidak berlangsung pada masa ini,” kata Ubolratana lewat Instagram, Selasa (12/2).

Ubolratana mengemukakan pengakuan ini satu hari sesudah Komisi Pemilihan Umum Thailand mencoret namanya dari rincian calon perdana menteri.

Penyalonan Ubolratana ini memang menyebabkan perbincangan di Thailand sebab undang-undang di negara itu melarang keterkaitan monarki dalam kampanye politik.

Ubolratana sudah sempat melepas gelar kerajaannya waktu menikah dengan seorang warga Amerika Serikat beberapa dekade kemarin. Akan tetapi, Ubolratana lalu bercerai serta kembali pada Thailand, dimana dia masih tetap dipandang seperti bagian dari keluarga kerajaan.

Baca Juga : Depresi Kurang Biaya Nyaleg, Caleg Gerindra Gantung Diri

Vajiralongkorn juga mengatakan tidak setuju dengan ketetapan Ubolratana untuk terjun ke dunia politik sebab bertentangan dengan tradisi.

“Semua keluarga kerajaan mesti taati aturan yang berlaku serta tidak terjun dalam kegiatan politik karenanya bertentangan dengan arah undang-undang dasar,” catat Vajiralongkorn dalam pengakuannya.

Tidak cuma mendobrak aturan negara, penyalonan Ubolratana pun jadi sorotan sebab dia diusung Partai Thai Raksa Chart, partai garapan beberapa loyalis bekas perdana menteri, Thaksin Shinawatra.

Waktu menjabat, Thaksin serta beberapa loyalisnya sering dituding menentang monarki, menyebabkan benturan dengan simpatisan kerajaan sampai pecah kudeta militer yang di pimpin oleh Prayut Chan-o-cha pada 2014 kemarin.

(Visited 23 times, 1 visits today)