Bebasnya Ahok Jadi Sorotan Media Internasional

0
234
Bebasnya Ahok Jadi Sorotan Media Internasional
Bebasnya Ahok Jadi Sorotan Media Internasional

Indolah.com – Bebasnya Ahok Jadi Sorotan Media Internasional, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok bebas murni hari ini sesudah menjalani masa hukuman di Mako Brimob. Bebasnya Ahok jadi sorotan dunia.

Media terkenal Amerika Serikat, The New York Times misalnya, memberitakan bebasnya Ahok dalam artikel berjudul “Governor Convicted of Blasphemy Freed From Indonesian Prison”.

“Seorang politisi Kristen polarisasi yang banyak komentar kampanyenya menyulut aksi-aksi protes paling besar dalam beberapa waktu di Indonesia yang mayoritas Muslim, bebas Kamis ini sesudah menjalani hampir dua tahun penjara karena penistaan agama,” demikian ditulis New York Times memulai artikelnya, Kamis (24/1/2019).

Media terkemuka Australia, ABC News pun mengangkat berita ini dalam artikel berjudul “Is the release of former Jakarta governor Ahok a political liability or an asset for Joko Widodo?”.

Baca Juga : Ahok Bebas, Petugas Keamanan Lihat Veronica Tan Keluar dari Rumah

Dalam artikelnya, media itu mengutip pernyataan Tim Lindsey, direktur Pusat Hukum Indonesia, Islam serta Masyarakat di University of Melbourne, Australia, yang mengatakan jika pembebasan Ahok berlangsung pada saat waktu sensitif dalam politik Indonesia — hanya tiga bulan mendekati pilpres.

“Apapun yang terjadi pada sekarang ini yang terhubung dengan politik agama atau Jokowi [Joko Widodo] akan berdampak,” katanya kepada ABC, Kamis (24/1/2019).

Lindsey menambahkan jika “tidak ada kebimbangan jika upaya akan dilakukan untuk mengubah jadi permasalahan besar oleh lawan-lawan Jokowi”.

Media South China Morning Post pun menulis bebasnya Ahok dengan judul yang menarik: “Ex-Jakarta governor Ahok: out of jail … and into arms of ex-wife’s bodyguard”. Dalam artikelnya, media itu menyelipkan tentang rencana Ahok untuk menikah dengan perempuan muda bernama Puput Nastiti Devi, seorang polwan berpangkat Bripda yang dulunya adalah pengawal bekas istri Ahok, Veronica Tan.

Media ternama Australia yang lain, Sydney Morning Herald pun mengusung berita ini dengan judul “Ahok release a reminder of ‘weaponised’ blasphemy law in Indonesia”. Media ini mengutip komentar Harsono, seorang periset di Human Rights Watch Indonesia yang menyebutkan jika Ahok tidak akan mundur dari politik, akan tetapi kembalinya Ahok ke politik tidak akan berlangsung dalam tempo dekat.

“Ia tetap pikirkan bagaimana mengakhiri permasalahan publik serta ia adalah politisi alami,” katanya seperti diambil Sydney Morning Herald.

Pembebasan Ahok pun dikabarkan oleh media terkemuka AS yang lain, Washington Post, media Singapura, Straits Times, media ngetop Inggris, The Guardian serta media-media asing yang lain.

(Visited 46 times, 1 visits today)