Belajar Tenun dan Menikmati Keindahan Alam di Lombok

0
54
Belajar Tenun dan Menikmati Keindahan Alam di Lombok
Belajar Tenun dan Menikmati Keindahan Alam di Lombok

Indolah.com – Belajar Tenun dan Menikmati Keindahan Alam di Lombok. Lombok tidak hanya punya pantai dan jajaran gilinya, tapi juga keunikan suku khas dan kerajinan tenunnya.

Di desa wisata tenun khas Lombok, Desa Sukarare kita akan otomatis diajak melihat-lihat hasil produksi kain tenun khas suku sasak serta dijelaskan berbagai macam apa-apa yang perlu dijelaskan.

Baca Juga >>> Inilah 5 Pantai Terbaik dan Terindah Selain Pink Beach di Lombok

Bukan hanya hasilnya, tapi kita diperlihatkan juga proses pembuatannya dan boleh mencoba membuatnya pula. Ini merupakan sebuah destinasi unik bagi saya pribadi. Bukan sekadar berwisata, tetapi juga belajar tentang kesenian hidup.

Setiba di Lombok, saya tidak pusing perihal akomodasi untuk berkeliling. Pilihan saya selalu jatuh pada sewa mobil di Tiket.com. Karena di Tiket.com #semuaadatiketnya jadi liburan nggak perlu repot dan pusing.

Tiba di Bandara International Lombok, mobil yang disewa telah siap sedia menjemput dan mengantar ke mana pun. Driver pun siap selalu memberi informasi yang kita butuhkan. Maka saat itu saya langsung diantar ke Desa Wisata Sukarare yang menjadi tujuan saya.

Saat baru turun dari mobil, akan ada mbak-mbak atau mas-mas yang langsung memandu kita untuk jalan-jalan di tempat ini. Tidak perlu ditolak, karena mereka tidak pasang harga tinggi layaknya guide profesional yang sudah pasang tarif. Di sini mereka tidak meminta kita untuk bayar jasa mereka, tapi kita bisa memberi tips sukarela seikhlasnya.

Di tempat ini kita tidak hanya dijelaskan ini itu, tapi juga akan dipakaikan pakaian adat khas suku sasak Lombok. Dengan menggunakan pakaian adat khas Lombok kita diajak berkeliling untuk foto-foto dan melihat-lihat cara pembuatan kain tenun.

Bukan sekadar melihat saja, mereka juga cukup ramah untuk menawarkan apakah kita ingin mencoba merasakan membuat kain tenun yang menjadi seni di wilayah ini. Tersedia beragam kain tenun dari harga ratusan ribu hingga bernilai jutaan rupiah. Selain kain, ada pula tas, dompet, pakaian, dan sebagainya.

Hasil tenunan khas Sukarare adalah Songket yang biasa digunakan pada saat upacara adat. Menggunakan benang-benang pilihan yang kuat dan juga tidak mudah luntur karena terbuat dari bahan alami. Jadi dijamin hasilnya ini asli dan bagus.

Tenun merupakan pekerjaan utama bagi perempuan desa tersebut selain bertani. Katanya, di Lombok itu kaum perempuan yang mencari nafkah. Selain bertani, menenun menjadi mata pencaharian juga. Maka, jika ingin menikah para perempuan harus sudah bisa menenun agar bisa menghasilkan uang untuk biaya hidup.

Bayangkan, kalian harus duduk tegak dengan penyangga sebilah kayu di bagian panggul yang harus ditarik dan dikencangkan agar tidak lepas. Kemudian membuat pola dengan alat khusus.

Saat mulai menenun harus dengan sabar dan teliti memasukkan helai demi helai benang, kemudian dikencangkan dengan cara menarik bilah bambu dengan kencang. Sebab jika tidak, maka helaian benang tidak akan terjalin rapi dan rapat.

(Visited 12 times, 1 visits today)