Biadab, Ayah Kandung Bunuh Bayinya Hanya Karena Alasan Ini

0
539
Biadab, Ayah Kandung Bunuh Bayinya Hanya Karena Alasan Ini
Biadab, Ayah Kandung Bunuh Bayinya Hanya Karena Alasan Ini

Indolah.com – Biadab, Ayah Kandung Bunuh Bayinya Hanya Karena Alasan Ini, Bayi perempuan, Kairin Anasya Ameru yang masih berusia 3 bulan dibunuh, di Tower Dahlia 10 KP, Apartemen Gading Nias, Jalan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (8/8/2017) sore. Pelaku tak lain adalah ayah kandung korban.

Faisal Amir (26), ayah kandung korban mengaku membunuh bayi hasil nikah sirinya dengan seorang akuntan, TN (23), lantaran kesal mendengar tangisan Kairin Anasya Ameru, saat dirinya mengalami pusing kepala.

Biadab, Ayah Kandung Bunuh Bayinya Hanya Karena Alasan Ini

“Berisik, pak (tangisan) bayinya. Karena, ketika itu saya mau tidur siang. Bayinya terus-terusan nangis. Saya kesal, saya pukul di kakinya pakai botol bedak bayi, masih menangis lagi,” ungkap FA seraya tersenyum di balik topengnya, ketika diwawancarai awak media, di halaman Mapolsek Kelapa Gading, Rabu (9/8/2017) sore.

“Saat itu bantal yang ada di kepala saya, saya taruh langsung ke wajahnya si bayi. Saya saat itu lagi pusing kepala. Usai taruh bantalnya ke wajah bayi, saya lanjut tidur siang sampai sore pukul 17.00 WIB,” sambungnya.

Baca Juga : Mendagri : Setelah HTI, Ada Ormas Anti Pancasila yang Bakal Dibubarkan

Ketika terbangun, FA mengaku tak tahu bayinya sudah tak bernyawa lagi di tempat tidur. Ia baru tahu anak pertamanya itu kehilangan nyawa di tempat tidur, setelah membuatkan susu untuknya.

“Saya juga coba memberi napas buatan, terus belum kunjung sadar. Enggak ada napas. Saya pun pasrah di situ. Jujur, saya khilaf melakukan perbuatan saya, menyesal saya. Saya bunuh si kecil karena dia saat itu memang berisik ketika saya lagi pusing-pusingnya,” papar pria pengangguran ini.

Sementara, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Dwiyono menuturkan, diduga kuat, FA stres karena sudah lama menganggur.

Biadab, Ayah Kandung Bunuh Bayinya Hanya Karena Alasan Ini
Biadab, Ayah Kandung Bunuh Bayinya Hanya Karena Alasan Ini

“Jadi memang ada dugaan kuat pelaku ini juga stres karena tak kunjung mendapat pekerjaan tetap. Dia (FA) juga kesal karena si kecil itu sering menangis. Dia juga sempat memukuli si kecil dengan botol bedak ke kakinya sebanyak tiga kali. Bayi ini terus menangis, sehingga FA pun semakin kesal, lalu melemparkan sebuah bantal kepala ke wajah bayi. Setelah itu, FA langsung melanjutkan tidurnya,” papar Dwiyono.

Baca Juga : Kisah Dibalik Foto Emak-emak Nekat Terobos Beton Basah

Dwiyono mengatakan, sore pukul 17.00, FA terbangun dari tidur siangnya sejak pukul 14.00, lalu menyalakan lampu di ruang tamu. Bahkan, jelas Dwiyono, FA juga sempat membuatkan susu untuk bayinya.

“Di unit apartemen hanya korban (KAA) dengan FA. Sementara sang istri, TN, tak ada di tempat atau saat kejadian. TN tak pulang ke rumah. TN bekerja selaku pegawai akuntan di kawasan Sunter, Tanjung Priok, serta pulang ke rumah itu hanya seminggu sekali. Jadi, bisa saja pelaku ini juga stres karena istrinya jarang pulang. Sehingga, FA diduga pusing mengurus si kecil,” papar Dwiyono.

Akibat perbuatannya, FA, dijerat pasal berlapis, yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 KUHP soal pembunuhan, dan juga UU 35 Tahun 2014 soal perlindungan anak.

Baca Juga : Anjing Pitbull yang Tewaskan Sasa Sudah Punya Bapak Asuh

Dwiyono menerangkan, belum diketahui ada tidaknya faktor narkoba maupun minuman keras saat FA membunuh bayinya.

“Kalau ada pengaruh alkohol atau narkoba itu masih kami dalami. Namun, hasil visum terhadap bayi memang ada luka di kaki, lebam. Sehingga, perbuatan FA ini sangat berat, dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara,” tuturnya.

“Sebenarnya, pelaku ini memang sudah merasa niat di awal membunuh anaknya sendiri. FA itu sengaja dan tahu, kalau wajah bayi itu ditutupi bantal, pasti akan kehabisan napas dan mati di tempat,” sambung Dwiyono.

(Visited 163 times, 1 visits today)