Biadab! Seorang Ayah di Jember Tega Perkosa Anaknya yang Stroke

0
62
Biadab! Seorang Ayah di Jember Tega Perkosa Anaknya yang Stroke
Biadab! Seorang Ayah di Jember Tega Perkosa Anaknya yang Stroke

Indolah.com, Jakarta – Biadab! Seorang Ayah di Jember Tega Perkosa Anaknya yang Stroke, Biadab! Kalimat ini cocok disematkan ke seorang ayah di Jember yang tega memperkosa putri kandungnya. Lebih ironis lagi, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu itu, memperkosa darah dagingnya yang sedang sakit stroke.

“Pelaku ini justru memanfaatkan kondisi korban yang sedang sakit stroke untuk melampiaskan nafsunya,” kata Kapolsek Ambulu AKP Sugeng Piyanto saat dihubungi, Rabu (24/7/2019).

Pelaku diketahui berinisial SK (65). Sedangkan korban berinisial SM (39). Korban berstatus janda dengan 2 anak.

Baca Juga: Siang ini Prabowo dan Megawati Akan Bertemu di Teuku Umar

Biadab! Seorang Ayah di Jember Tega Perkosa Anaknya yang Stroke

“Korban dengan tersangka ini awalnya tidak serumah. Ketika korban kena stroke, tersangka meminta korban agar tinggal di rumah tersangka. Dalihnya agar tersangka bisa merawat. Akhirnya korban pindah dan tinggal serumah dengan tersangka,” kata Sugeng.

Namun kepindahan korban ini malah dimanfaatkan tersangka untuk melampiaskan nafsu syahwatnya. Dengan memanfaatkan kondisi korban yang sedang sakit, tersangka dengan mudah memperkosa putrinya.

“Saat rumah dalam kondisi sepi, tersangka masuk ke kamar korban dan langsung memperkosanya. Korban tidak mampu melawan karena memang kondisinya sakit stroke. Peristiwanya terjadi Senin (22/7) siang,” ujar Sugeng.

Namun meski dalam kondisi stroke, korban masih bisa berkomunikasi. Akhinrya korban pun menceritakan apa yang dialami kepada anak dan saudara-saudaranya. Dari sinilah ulah bejat tersangka terkuak, kemudian dilaporkan ke polisi.

Setelah melakukan serangkaian proses lidik, polisi akhirnya menangkap tersangka dan menjebloskan pria itu ke dalam tahanan Polsek Ambulu. Petugas juga mengamankan barang bukti kaus lengan pendek motif lorek, rok panjang warna hitam dan sprei warna biru.

“Kita tangkap kemarin siang bersama barang bukti yang juga sudah kita amankan. Tersangka bisa kita jerat dengan pasal berlapis, yakni tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan KUHP pasal 286 tentang pencabulan. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara,” tegas Sugeng.

(Visited 24 times, 1 visits today)