Bom Di Kabul, 80 Orang Tewas Dan 350 Orang Terluka

0
588
Bom Di Kabul, 80 Orang Tewas Dan 350 Orang Terluka
Bom Di Kabul, 80 Orang Tewas Dan 350 Orang Terluka

Indolah.com – Bom Di Kabul, 80 Orang Tewas Dan 350 Orang Terluka, Sebuah bom kendaraan yang kuat meledak di kawasan diplomatik Kabul, ibukota Afghanistan, sedikitnya 80 orang tewas dan melukai 350 lainnya luka-luka, Rabu pagi (31/5/2017).

Ledakan itu juga menghancurkan jendela-jendela di Kedubes. “Dua staf Kedubes Jepang menderita luka ringan, mereka terluka,” kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang di Tokyo.

Pihak berwenang memperingatkan bahwa jumlah korban tewas masih mungkin bertambah karena banyak korban dalam kondisi kritis.

“Mereka masih membawa mayat dan korban luka ke rumah sakit,” kata juru bicara senior kementerian kesehatan, Ismael Kawoosi kepada kantor berita Agence France-Presse.

Bom Di Kabul, 80 Orang Tewas Dan 350 Orang Terluka

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab terhadap pemboman tersebut, namun Taliban dan IS keduanya berada di balik serangan baru-baru ini.

Bom itu meledak sekitar pukul 08.25 waktu setempat (03:55 GMT) pada jam sibuk di ibukota Afghanistan.

Baca Juga : David yang Tewas di Sunggal Diduga Dibunuh karena Dendam

Basir Mujahid juru bicara polisi Kabul, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa ledakan tersebut telah terjadi di dekat kedutaan besar Jerman, namun ia menambahkan bahwa “sulit untuk mengatakan target yang sebenarnya”.

Ada banyak bangunan utama lainnya di kawasan ini, termasuk istana kepresidenan dan sejumlah kedutaan besar, termasuk Inggris, beberapa laporan mengatakan bom itu ada di truk atau kapal tanker air.

Menteri Pertahanan AS di Pentagon, Jim Mattis telah memperingatkan tentang “tahun yang sulit lainnya” untuk pasukan asing dan pasukan lokal di Afganistan.

Baca Juga : 

Pasukan Afganistan didukung oleh Pasukan AS dan NATO. Pentagon dilaporkan telah meminta Gedung Putih untuk mengirim ribuan tentara lagi ke Afganistan untuk mengatasi kebuntuan dalam perang melawan Taliban.

Anggota pasukan AS di Afganistan saat ini masih berjumlah sekitar 8.400 orang.  Ada 5.000 orang lainnya dari sekutu NATO, Mereka terutama bertugas sebagai penasehat, jauh berbeda kehadiran personil AS enam tahun lalu yang mencapai 100.000 orang.

(Visited 133 times, 1 visits today)