CEO Go-Jek Nadiem Mendatangi Pangkalan Ojek Tradisional dan Bersosialisasi

0
585

Gojek

Indolah.com – Jakarta, CEO Go-Jek Nadiem Makarim menilai munculnya gesekan antara driver Go-Jek dan ojek tradisional di lapangan merupakan hal biasa. Namun, yang terpenting bagaimana mengantisipasi hal tersebut.

“Kurangnya sosialisasi. Sejak isu-isu tersebut mulai berkembang, pangkalan yang terjadi gesekan kita datangi, lalu kita beri sosialisasi. Lalu kita jelaskan misi kita apa, mereka malah ikut bergabung,” ujar Nadiem, di kantor Go-Jek, Jakarta.

Baca juga : Pengedar Sekaligus Pemakai Narkoba Jenis Sabu Diringkus Polres Manokwari

Nadiem mengatakan, Go-Jek memiliki tim satgas yang bertugas melakukan sosialisasi tersebut. Namun, jika hal tersebut melanggar hukum, seperti kekerasan dan melarang orang masuk ke dalam kompleks umum, maka koordinasi akan dilakukan dengan pihak berwajib.

“Makanya kita selalu bekerja sama erat dengan Polda dengan Polisi untuk menegaskan hukum, karena itu yang penting buat kita karena keamanan driver dan konsumen kita luar biasa penting,” sebut dia.

Menurutnya, sejak Go-Jek kerjasama dengan Polisi untuk melaporkan isu-isu kekerasan dan lainya sudah jelas reda area-area yang konflik sudah reda saat ini.

Bahkan, saat ini, Nadiem mengatakan, di beberapa area-area tempat Go-Jek ditolak, para penghuni atau warga setempat yang berdiri dan memperjuangkan hak dia untuk memilih layanan apapun yang dia inginkan.

(Visited 248 times, 1 visits today)