Cleaning Servis Sekolah Dikatai Anjing dan Digebuki Siswa

0
148
Cleaning Servis Sekolah Dikatai Anjing dan Digebuki Siswa
Cleaning Servis Sekolah Dikatai Anjing dan Digebuki Siswa

Indolah.com – Cleaning Servis Sekolah Dikatai Anjing dan Digebuki Siswa, Faisal Daeng Pole (38), dikeroyok oleh 5 siswa SMP di Kabupaten Takalar, Sulsel. Saat berjumpa dengan para siswa pengeroyoknya, tidak ada satu kata maaf yang terlontar dari para siwa itu.

“Mereka seringkali katai saya dengan panggilan anjing serta kata kasar lainnnya,” kata Faisal waktu ditemui di Mapolsek Galesong Selatan, Jalan Poros Takalar-Gowa, Kabupaten Takalar, Senin (11/2/2019).

Faisal yang sekarang ini berstatus pegawai honorer di SMPN 2 Galesong Selatan ini mengakui kenal ke lima siswa ini semenjak pertama-tama mereka bersekolah.

“Tapi tempo hari ini sudah keterlaluan. Guru-gurunya saja banyak mengeluh di panggil anjing sama mereka,” kata Faisal.

Faisal yang kenakan baju putih ini sudah sempat dipertemukan dengan siswa pengeroyok dianya. Waktu berjumpa itu, Faisal kembali bercerita pengalamannya waktu dikeroyok. Disebutkan Faisal, waktu diirnya tengah bersihkan halaman sekolah ia dia dikatai ‘Pole Anjing, Pole Najis’.

“Saya kunjungi mereka, lantas saya katakan saya ini bukan anjing. Saya ini orang-orang baik kasihan,” terangnya.

Baca Juga : Jesus Eugenio Ramos Penyiar Radio Asal Meksiko Ditembak Mati

Salah seorang siswa terdiam waktu dengar keterangan dari Faisal ini. Sambil tutup mukanya dengan baju yang berada di badannya, dia mengakui menjadi salah seorang yang memukul Faisal.

“Iye (iya) saya pukul Pak,” kata siswa ini yang kembali terdiam di depan polisi.

Waktu dipertemukan dengan Faisal, tidak satu juga kata permintaan maaf serta penyesalan yang terlontar dari kelimanya. Malah, bapak siswa yang turut memukul Faisal, Rasul membantah sudah turut lakukan penganiayaan.

“Saya pukul tetapi tidak kena. Mereka (anak-anak) ini yang pukul sampai berdarah,” kata Rasul di tempat yang sama.

Rencananya, para siswa yang masih tetap berstatus terperiksa ini akan dibawa ke Mapolres Takalar untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak penyidik.

(Visited 37 times, 1 visits today)