“David Beckham” Dari Jerman, Muda nan Mematikan

0
879

0801140033

www.Indolah.com – Bayer Leverkusen punya senjata muda baru, dialah Julian Brandt. Usianya baru 17 tahun dan ini merupakan bulan ketiganya mencicipi ajang Bundesliga setelah melakukan debut pada Februari lalu.

Brandt didatangkan Leverkusen dari VfL Wolfsburg dengan harga yang relatif murah, hanya 350.000 euro atau setara Rp 5,53 miliar, pada 1 Januari 2014.

Tak perlu waktu lama bagi Brandt untuk merasakan debut bersama Leverkusen. Sebulan kemudian, tepatnya 15 Februari 2014, pemain kelahiran Bremen itu merasakan tampil untuk pertama kalinya di Bundesliga.

Pertandingan melawan FC Schalke menjadi momen berharga bagi Brandt. Pada menit ke-82, Brandt masuk menggantikan pemain andalan Leverkusen asal Korea Selatan, Son Heung-min. Meski hanya bermain sebentar, Brandt senang dengan penampilannya tersebut.

“Tampil di Bundesliga adalah impianku sejak kecil. Aku senang bisa merasakan hal itu. Semoga aku bisa dipercaya bermain dalam pertandingan-pertandingan berikutnya,” ucap Brandt seusai laga kontra Schalke.

Harapan Brandt terkabul. Dalam tiga laga berikutnya versus Wolfsburg, FSV Mainz, dan Hannover 96, Brandt selalu bermain, meski hanya sebagai pemain pengganti.

Debut gol

Setelah hanya duduk di bangku cadangan melawan Bayern Muenchen dan Hoffenheim, Brandt kembali dipercaya tampil kontra Augsburg dan Eintracht Braunschweig. Dalam dua laga terakhir Leverkusen, Brandt merasakan kenikmatan bermain sejak awal pertandingan.

Bahkan, Brandt mencetak gol pertamanya di Bundesliga saat Leverkusen bertandang ke Imtech Arena, kandang Hamburg, 4 April 2014. Dalam laga tersebut, Brandt untuk pertama kalinya tampil selama 90 menit.

Kesuksesan mencetak gol perdana membuat kepercayaan diri Brandt meningkat. Dia kembali dimasukkan ke dalam pemain inti saat Leverkusen menjamu Hertha Berlin di BayArena, 13 April 2014. Lagi-lagi, Brandt membayar penuh kepercayaan dari sang pelatih.

Pada menit ke-24, Brandt menyambar umpan Son Heung-min untuk membawa Leverkusen unggul 2-0. Sebelumnya, Leverkusen mencetak gol lewat sundulan Stefan Kiessling. Pertandingan akhirnya usai dengan skor 2-1 untuk Leverkusen.

“Aku berterima kasih kepada Son Heung-min. Umpannya sangat bagus. Aku gembira bisa terlibat dalam kemenangan ini. Aku tidak pernah menyangka akan bermain dan mencetak gol. Aku pun senang kami bisa meraih poin penuh,” jelas Brandt.

Lihai mengumpan silang

Berposisi sebagai gelandang sayap, Brandt sebenarnya memiliki pesaing-pesaing mumpuni di Leverkusen, seperti Sidney Sam dan Son Heung-min. Namun, cedera yang menimpa Sam membawa berkah bagi Brandt.

Brandt mampu menunjukkan keahlian utama sebagai pemain sayap, yakni umpan silang terukur. Menurut catatan Bundesliga.com, kesuksesan umpan silang Brandt mencapai 100 persen dari lima percobaan. Tak ayal, Brandt mendapat julukan sebagai “David Beckham” dari Jerman. Kebetulan, Brandt dan Beckham sama-sama lahir pada tanggal 2 Mei. Brandt pada 2 Mei 1996, sedangkan Beckham 2 Mei 1975.

Brandt juga terlibat cukup banyak dalam setiap permainan Leverkusen. Dari total 323 menit bermain dalam delapan pertandingan, Brandt menyentuh si kulit bulat sebanyak 202 kali. Dia melepaskan 148 umpan dengan tingkat akurasi 71,6 persen.

Pemain bernomor punggung 19 itu menjadi salah satu dari sekian banyak calon bintang muda Jerman. Bersama beberapa nama lain, seperti Timo Werner, Kevin Volland, dan Maximilian Meyer, Brandt kemungkinan besar bakal menjadi tumpuan tim nasional Jerman pada masa mendatang.

(Visited 166 times, 1 visits today)