Dikecam Dunia, Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Suara Soal Rohingya

0
69
Dikecam Dunia, Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Suara Soal Rohingya
Dikecam Dunia, Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Suara Soal Rohingya

Indolah.com – Dikecam Dunia, Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Suara Soal Rohingya, Dengan banyaknya informasi salah yang beredar sehingga dikecam dunia internasional, akhirnya pemimpin defacto Myanmar, Aung San Suu Kyi buka suara tentang kondisi di Rakhine, dimana terjadi kekerasan militer terhadap etnis Muslim Rohingya.

Suu Kyi yang selama ini bungkam, untuk kali pertama mengeluarkan pernyataan mengenai konflik di Rakhine saat berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Dikecam Dunia, Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Suara Soal Rohingya

“Kami sangat paham bagaimana rasanya ketika hak asasi dan perlindungan demokrasi dirampas. Jadi, kami memastikan semua orang di negara kami terlindugi haknya. Tak hanya secara politik, tapi juga sosial dan kemanusiaan,” ujar Suu Kyi.

Baca Juga : Jelang Demo di Kedubes Myanmar, Jalan Agus Salim Ditutupi Kawat Berduri

Suu Kyi juga mengatakan bahwa kini, banyak informasi salah yang beredar. Informasi itu diedarkan untuk mendukung “kepentingan teroris.”

Teroris yang dimaksud oleh Suu Kyi adalah kelompok bersenjata Pasukan Keselamatan Rohingya Arakan (ARSA). Pekan lalu ARSA menyerang sejumlah pos polisi dan satu pangkalan militer di Rakhine.

Serangan tersebut telah memicu bentrokan antara militer Myanmar dan Rohingya. Burma Human Rights Network (BHRN) melaporkan, militer tak hanya mengincar ARSA, tapi juga membantai orang Rohingya yang tak terkait dengan serangan itu.

Baca juga : Isu Rohingya Sengaja Digoreng di Medsos Untuk Serang Jokowi

Sejak bentrokan pecah, setidaknya 400 orang tewas dan diperkirakan akan terus bertambah. Namun menurut laporan BHRN, Myanmar terus menutupi konflik ini sehingga warga di Rakhine terperangkap dalam kesengsaraan.

Meski demikian, Erdogan mengatakan kepada CNN bahwa Myanmar kini telah membuka akses bantuan dari negaranya menuju Rakhine. Sementara itu, sekitar 125 ribu orang Rohingya melarikan diri dari Rakhine ke berbagai tempat, terutama ke Bangladesh.

(Visited 484 times, 1 visits today)