Diyakini Mati Suri, Keluarga Jalani Ritual Agar Rizky Bisa Hidup Kembali

0
125
Diyakini Mati Suri, Keluarga Jalani Ritual Agar Rizky Bisa Hidup Kembali
Diyakini Mati Suri, Keluarga Jalani Ritual Agar Rizky Bisa Hidup Kembali

Indolah.com – Diyakini Mati Suri, Keluarga Jalani Ritual Agar Rizky Bisa Hidup Kembali, Dewa Rizky Achmad (19) dinyatakan RSUD Doris Sylvanus meninggal usai dipatuk ular king cobra peliharaannya. Keluarga yakin Rizky bisa hidup kembali dengan menjalani ritual. Polisi melakukan pengamanan karena warga ramai berdatangan.

Kapolsek Pahandut Palangka Raya AKP Roni Wijaya menjelaskan, pihaknya melakukan pengamanan sejak kemarin, Selasa (10/7). Warga ramai berdatangan karena keluarga meyakini Rizky belum meninggal melainkan hanya mati suri.

“Kami cuma melakukan pengamanan saja karena masyarakat banyak yang datang menonton. Antisipasi karena ada ritual-ritual. Malam tadi mungkin ada ratusan. Tapi silih berganti orang datang,” kata AKP Roni, Selasa (10/7/2018).

“Sekitar pukul 07.00 WIB dilakukan ritual memasukan korban yang dipatuk ular ke dalam kelambu bersama ular yang mematuk korban,” tambah AKP Roni Wijaya.

Dalam ritual itu diyakini Rizky bisa hidup lagi jika king cobra itu mematuk tubuhnya. Keluarga yakin Rizky hanya mengalami mati suri meski pihak RSUD Doris Sylvanus menegaskan Rizky sudah meninggal sesuai hasil pemeriksaan medis.

Baca Juga : Korban Tewas Akibat Banjir di Jepang Terus Bertambah

AKP Roni tidak mau mengomentari soal ritual ini. Dia menegaskan dirinya dan jajarannya hanya melakukan pengamanan di lokasi sejak semalam. Banyak warga yang berdatangan ke lokasi untuk melihat ritual ini.

Sebelumnya, pihak RSUD Doris Sylvanus menegaskan Rizky sudah meninggal sesuai hasil pemeriksaan medis.

“Kalau dokter sudah menentukan kematian haknya dokter, dan dokter sudah tahu bahwa dia tanda-tanda kematian, dipasangi bed side monitor itu merekam irama jantung dan irama nafas. Nah, dokter yang menangani, dr Raymond, menyatakan bahwa 08.30 Wita itu meninggal,” ujar Kepala Bidang Diklit-SDM-Humas RSUD Doris Sylvanus dr Theodorus Sapta Atmadja, Senin (9/7) malam.

Theo menerangkan pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan dr Maharani sebagai konsultan untuk kasus gigitan ular se-Indonesia saat menangani Rizky. Theo menyebut penanganan untuk Rizky sudah benar hanya saja nyawa Rizky tidak terselamatkan.

(Visited 59 times, 1 visits today)