Donald Trump dan Kim Jong Un Palsu Ditangkap di Vietnam

0
205
Donald Trump dan Kim Jong Un Palsu Ditangkap di Vietnam
Donald Trump dan Kim Jong Un Palsu Ditangkap di Vietnam

Indolah.com – Donald Trump dan Kim Jong Un Palsu Ditangkap di Vietnam, Peniru pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump diamankan untuk selanjutnya diinterogasi oleh polisi di Vietnam. Penangkapan dilakukan sesudah kedua-duanya tampil di ibu kota Vietnam, Hanoi, yang akan menjadi tempat berlangsungnya pertemuan Trump serta Kim asli pekan depan.

Peniru Kim, Howard X serta peniru Trump, Russell White berjumpa di pusat kota Hanoi pada Jumat (22/2) waktu setempat, mendekati pertemuan Trump serta Kim asli pada 27-28 Februari yang akan datang. Pertemuan itu bisa menjadi pertemuan puncak yang kedua buat kedua pemimpin negara itu.

Trump serta Kim gadungan itu diamankan waktu diwawancarai di sebuah stasiun TV lokal. Sekitar 10 polisi Vietnam hadir ke stasiun TV itu serta memerintah kedua-duanya untuk tidak lagi tampil di media atau akan dideportasi.

“Mereka pada dasarnya menyuruh berhenti lakukan peniruan atau kami akan menendang Anda keluar dari negara ini,” tutur Howard X pada AFP, Sabtu (23/2/2019) sesudah ia dibebaskan dari pemeriksaan dan kembali pada hotelnya. Ia yakin para polisi kenakan pakaian preman mengamatinya di hotel itu.

Polisi menjelaskan jika Trump serta Kim palsu itu cuma dapat melancong di Hanoi dengan gagasan perjalanan serta pemandu perjalanan yang di setujui. Howard X yang merupakan warga Hong Kong, bersikukuh jika dianya ada di Vietnam dengan legal serta tidak akan pergi dari negara itu kecuali dipaksa.

Baca Juga : Ayah dan Dua Anaknya Jadi Pelaku Incest di Lampung

Awal mulanya, pasangan peniru ini muncul bersama dengan penjaga keamanan kenakan pakaian hitam di Hotel Metropole Hanoi serta Opera House pada Jumat (22/2). Mereka juga langsung dikerumuni beberapa insan wartawan.

Di muka beberapa jurnalis, Russell White mengikuti style Trump dengan menjelaskan jika kehadiran mereka punya niat untuk turunkan ambisi nuklir Korut.

“Kami berusaha ke arah perdamaian. Lewat negosiasi, dengan dialog, kami tentunya ingin menolong Korea Utara,” papar Russell menirukan style Trump.

Pengucapan itu dibalas oleh koleganya, Howard X. Sekalian bercanda, peniru Kim itu menjawab jika Trump mungkin mesti meremehkan ambisi nuklir Pyongyang untuk berjumpa langsung.

“Mudah-mudahan ia dapat meremehkan semua rudal nuklirku serta mencabut sanksi-sanksi,” kata Howard X, yang bertandang ke Singapura mendekati pertemuan pertama Trump serta Kim tahun kemarin.

(Visited 35 times, 1 visits today)