Dorong Massa Bunuh Pengikut Sikh, Sajjan Kumar Dibui Seumur Hidup

0
181
Dorong Massa Bunuh Pengikut Sikh, Sajjan Kumar Dibui Seumur Hidup
Dorong Massa Bunuh Pengikut Sikh, Sajjan Kumar Dibui Seumur Hidup

Indolah.com – Dorong Massa Bunuh Pengikut Sikh, Sajjan Kumar Dibui Seumur Hidup, Politikus dari Partai Kongres di India, Sajjan Kumar, dijatuhi hukuman penjara seumur hari Senin (17/12) sesudah dinyatakan bersalah dalam kerusuhan anti-Sikh pada 1984.

Kumar, yang pada 1984 menjabat menjadi anggota parlemen, diputus bersalah menyebabkan massa untuk membunuh pengikut Sikh.

Hakim di Pengadilan Tinggi di Delhi, menjelaskan Kumar sampai kini “lolos proses dari hukum sebab koneksi politik” yang dia punya.

Lebih dari 3.000 pemeluk Sikh wafat dalam kerusuhan, yang pecah sesudah pembunuhan Perdana Menteri Indira Gandhi, yang pengawalnya ialah orang Sikh.

Beberapa pengawal ini geram dengan ketetapan PM Gandhi kirim tentara ke Kuil Emas -tempat yang sangat disucikan buat pemeluk Sikh- untuk memberantas milisi.

Pembunuhan pada Gandhi, yang datang dari Partai Kongres, saat ini partai oposisi penting, membuat massa menyerang serta membunuh anggota komune Sikh di beberapa tempat di India.

Yang terburuk, berlangsung di Delhi dimana lebih dari 2.700 pemeluk Sikh dipercaya meninggal.

Buat Kumar, vonis ini ialah titik balik buat dianya sesudah saat 34 tahun “seolah-olah hukum memihak padanya”.

Ada banyak masalah yang dengan spesial kuat disangka menyertakan Kumar. Vonis hari Senin (17/12) berkaitan dengan masalah pembunuhan satu keluarga beranggotakan lima orang di Delhi.

Baca Juga : Heboh!! Video Mesum 2 Pasang Kekasih di Mojokerto

Kumar, 73 tahun, awal mulanya dibebaskan dari tuduhan di pengadilan yang lebih rendah, akan tetapi jaksa ajukan banding dengan fakta Kumar “berkolusi dengan polisi” supaya bisa lolos dengan jerat hukum.

Jagdish Kaur, ibu serta istri korban pembunuhan brutal, memvisualisasikan vonis oleh Pengadilan Tinggi di Delhi menjadi “obat pelipur lara yang harusnya dikeluarkan beberapa dekade lantas”.

“(Tetapi) sekurang-kurangnya seseorang figur terpenting sekarang mesti mendekam di penjara,” kata Kaur.

Nirpreet Kaur, yang ayahnya dibakar hidup-hidup oleh massa di muka matanya, tidak dapat meredam keceriaan demikian hakim keluarkan ketetapan, 34 tahun sesudah wafatnya sang bapak.

Pada wartawan BBC, Sarbjit Dhaliwal, Kaur menjelaskan senang Kumar diberi hukuman seumur hidup sebab bila diganjar hukuman, “proses kematian Kumar akan berjalan cepat, sesaat dengan vonis penjara, dia akan menanggung derita dalam periode yang lama”.

Kumar divonis bersalah sesudah beberapa saksi mata mengatakan dia menggerakkan massa di lokasi Sultanpuri di Delhi.

Seseorang saksi menjelaskan dianya lihat Kumar berpidato di muka massa, mengatakan jika beberapa orang Sikh sudah membunuhnya “ibunya”, yang merujuk ke Indira Gandhi.

Hakim di Pengadilan Tinggi, S Muralidhar serta Vinod Goel, mengatakan Kumar “menggerakkan permusuhan serta ambil aksi yang bertentangan dengan prinsip serasi di penduduk”.

Ke-2 memvisualisasikan masalah pembunuhan pada pemeluk Sikh menjadi “tragedi kemanusiaan”.

Pengacara Kumar menjelaskan pihaknya akan ajukan banding ke Mahkamah Agung India.

(Visited 27 times, 1 visits today)