Anak Kembar di China Tenggelam Saat Ibunya Sibuk Bermain Ponsel

0
225
Anak Kembar di China Tenggelam Saat Ibunya Sibuk Bermain Ponsel
Anak Kembar di China Tenggelam Saat Ibunya Sibuk Bermain Ponsel

Indobet365.in – Anak Kembar di China Tenggelam Saat Ibunya Sibuk Bermain Ponsel, Sebuah keluarga kecil di China pergi berlibur ke pantai. Tetapi, waktu liburan itu malah berakhir tragis. Dua anak kembar tenggelam terbawa ombak laut, saat ibu mereka sibuk menggunakan ponsel untuk update status di akun media sosialnya.

Daily Mail mewartakan pada Selasa (7/8/2018), sang ibu hanya berjarak beberapa meter dari kedua putrinya, sebelum menyadari mereka telah hilang dan jasadnya ditemukan sehari kemudian.

BACA JUGA >>> Rencana Google Kembali ke China Tidak Membuat Baidu Resah

Awalnya, anak kembar bernama Pei Yuanjin dan Pei Yuantong pergi liburan bersama dengan ibu mereka ke pantai, di Qingdao, China, sebuah tempat wisata populer pada musim panas.

Mereka mengunjungi pantai yang jarang dikunjungi turis, serta minim pengawasan di distrik Huangdao. Sementara, ayah mereka tak ikut berlibur ke pantai dan tetap berada di Beijing.

Sang ibu yang tidak disebutkan identitasnya tersebut baru sadar jika kedua putrinya hilang sekitar pukul 15.00 waktu setempat.

“Saya melihat ponsel dan anak-anak saya secara bergantian,” katanya kepada Beijing Youth Daily.

Namun, dia kehilangan perhatiannya saat para gadisnya bermain pasir. Saat itu, dia sedang update status di aplikasi WeChat, sampai akhirnya menyadari kedua anaknya sudah menghilang.

Ibu tersebut segera menghubungi polisi, yang kemudian mengirim sekitar 400 petugas penyelamat untuk mencari keberadaan Yuanjing dan Yuantong.

Jenazah kedua bocah kembar tersebut ditemukan di laut pada Senin lalu, sehari setelah dilaporkan hilang.

Anak Kembar di China Tenggelam Saat Ibunya Sibuk Bermain Ponsel

Peristiwa tragis ini menuai kemarahan dari masyarakat di China. Kebanyakan dari mereka mengutuk sikap sang ibu yang lebih mengurusi ponselnya.

Dalam suatu kolom opini di China News berpendapat, fakta mengenai pantai yang tidak diawasi juga patut disalahkan atas insiden itu.

Pantai tidak dikelola oleh perusahaan maupun pemerintah, pun tidak ada penjaga pantai dan peralatan keselamatan di pantai tersebut.

Meskipun terdapat papan peringatan untuk tidak berenang, namun tidak sedikit orang yang dilaporkan kerap melanggarnya.

(Visited 34 times, 1 visits today)