Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah Paslon Pertama Daftar ke KPU Sumut

0
205
Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah Paslon Pertama Daftar ke KPU Sumut
Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah Paslon Pertama Daftar ke KPU Sumut

Indolah.com – Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah Paslon Pertama Daftar ke KPU Sumut, Didukungan koalisi 6 partai, pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah resmi diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Senin (8/1/2018) sore. KPU Sumut resmi membuka pendaftaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) mulai 8-10 Januari 2018.

Untuk tanggal 8-9 Januari 2018 pendaftaran dibuka pada pukul 08.00-16.00 WIB. Sedangkan hari terakhir (10 Januari 2018) pada pukul 08.00-24.00 WIB.

Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah Paslon Pertama Daftar ke KPU Sumut

Sebagai syarat utama untuk pencalonan diri di Pilkada, Edy Ramayadi yang diketahui menjabat sebagai Pangkostrad menyatakan telah resmi mundur dari TNI. Hal itu diungkapkan langsung oleh jenderal tiga bintang tersebut, ketika ditanya wartawan usai mendaftar ke KPU Sumut.

“Sudah, kalau belum mundur saya tidak ke sini,” kata Edy.

Proses pendaftaran pasangan yang diberi nama Eramas itu memakan waktu hampir 5 jam. Keduanya datang sekira jam 11.15 wib dan baru meninggalkan Gedung KPU Sumut sekira jam 15.40 wib.

Baca Juga : Petisi Batalkan Gugatan Cerai Akan Disampaikan Pengacara ke Ahok

Proses penerimaan dokumen sempat terkendala dikarenakan salinan dokumen yang diserahkan tidak sesuai dengan persyaratan. Sesuai ketentuan, seluruh dokumen pencalonan yang diserahkan ke KPU harus dalam rangkap dua. Sementara, yang disiapkan tim Edy-Ijeck hanya rangkap satu.

Edy memastikan seluruh persyaratan yang diatur KPU telah mereka penuhi. “Bukan kurang, waktu difotokopi tadi mati lampu. Jadi salinannya yang kurang,” sebutnya.

Edy-Ijeck menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU Sumut. Lantas, siapa akan menjadi lawan terberat Edy-Ijeck? “Yang paling berat itu kami berdua, doakan aja kami berdua aja [yang daftar],” canda mantan Pangdam I/BB tersebut.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, pihaknya telah menerima dokumen pendaftaran Edy-Ijeck. Setelah menerima dokumen persyaratan calon dan persyaratan pencalonan KPU akan meneliti keabsahan dokumen pencalonan yang menyangkut pribadi calon seperti halnya ijazah, dan lain-lain.

“Nantinya, dalam waktu 7 hari ke depan, diteliti berkasnya. Setelah itu, kalau berkasnya sudah lengkap ataupun ada kekurangan, kita akan beritahukan kepada Paslon,” terang Mulia.

Mulia memastikan, Edy turut menyertakan SK pemberhentiannya sebagai prajurit TNI. “Surat pemberhentiannya diteken Presiden Jokowi,” kata Mulia.

Ditambahkannya, dari persyaratan dukungan, KPU Sumut telah menerima dokumen dukungan enam parpol pengusung Edy-Ijeck masing-masing Golkar, Gerindra, Hanura, PKS, PAN dan Nasdem.

Mulia mengatakan, proses penelitian dokumen pencalonan akan dimulai 10-16 Januari. Pada 11-12 Januari dijadwalkan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan di RSUP H Adam Malik Medan.

“Sebelumnya KPU Sumut telah melakukan koordinasi dengan IDI, Himpsi, dan BNN Sumut. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan pada tanggal 11-12 Januari 2018,” tambahnya.

(Visited 55 times, 1 visits today)