Fakta Mobil Goyang di Gowa, Hampir Bugil Hingga Jadi Tersangka

0
278
Fakta Mobil Goyang di Gowa, Hampir Bugil Hingga Jadi Tersangka
Fakta Mobil Goyang di Gowa, Hampir Bugil Hingga Jadi Tersangka

Indolah.com – Fakta Mobil Goyang di Gowa, Hampir Bugil Hingga Jadi Tersangka, Kasus ‘mobil goyang’ di Gowa, Sulawesi Selatan, melibatkan seorang mahasiswi serta seorang pria yang sudah beristri. Berikut fakta-fakta yang terjadi dalam peristiwa mesum di mobil itu.

Kasus ini berawal kala petugas patroli Polres Gowa yang melintas merasa curiga pada aktivitas di dalam mobil. Mobil itu terparkir di Jalan Tun Abdul Rajak, sebuah jalan raya di Gowa. Polisi juga telah mengamankan keduanya.

1. Wanita Hampir Bugil di Dalam Mobil

RA (24), serta mahasiswi MA (21) tertangkap melakukan perbuatan mesum di dalam mobil. Ketika terciduk oleh petugas polisi, MA terlihat sudah hampir setengah bugil.

“Jadi, waktu didatangi itu, pihak wanita tidak gunakan bra. Pada akhirnya polisi memutuskan mengamankan pasangan yang tidak terikat pernikahan itu,” kata Kapolrea Gowa AKBP Shinto Silitonga.

2. Kedua-duanya Sudah Seringkali Lakukan hubungan Suami Istri

RA dan MA bukan pertama kali ini lakukan hubungan suami istri. Dari pernyataan kedua-duanya pada polisi. Mereka sudah seringkali lakukan hubungan terlarang itu.

“Mereka memang seringkali berjumpa dan melakukan aktivitas seperti pasangan suami-istri,” kata Kapolrea Gowa AKBP Shinto Silitonga.

RA sendiri adalah seorang sopir angkutan umum pelat hitam di Gowa, sedang MA adalah penumpangnya. Kedua-duanya disebut tidak terikat pernikahan. Kedua-duanya pertama kali berjumpa waktu mengantar MA ke sebuah tempat. Lantas kedua-duanya pun bertukar nomor telepon.

Baca Juga : Tak Mau Kerjakan PR, Bocah 9 Tahun Dipukul Hingga Tewas di Prancis

3. RA dan MA Diputuskan Menjadi Terduga

Kedua-duanya resmi diputuskan menjadi tersangka dan dijerat dengan Pasal 281 KUHP mengenai perbuatan asusila di muka umum.

“Iya, barusan baru diputuskan jadi tersangka, telah kita lakukan pemeriksaan menjadi tersangka,” kata Kasatreskrim Polres Gowa AKP Herly Purnama, Kamis (22/11) kemarin.

Pasal 281 KUHP sendiri berbunyi:

Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak Rp 4.500.

1. Barang siapa dengan sengaja serta terbuka melanggar kesusilaan;
2. Barang siapa dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada di situ bertentangan dengan kehendaknya, melanggar kesusilaan.

Berdasar pada salah satu terjemahan berkaitan pasal ini, pasal ini pula dijelaskan terkait dengan tindakan-tindakan di depan umum yang dapat merusak adab kesopanan.

4. Kedua Pasangan Ini Mesum Kena Wajib Lapor

Polisi tidak menahan pria beristri RA (24) serta mahasiswi MA (21) yang sudah diputuskan menjadi tersangka kasus dugaan asula. Kedua-duanya dikenakan wajib lapor 2 kali satu minggu.

“Tidak kita tahan,” kata Kasatreskrim Polres Gowa AKP Herly Purnama waktu dihubungi.

Herly menuturkan alasan RA serta MA tidak ditahan sebab ancaman hukuman dibawah 5 tahun. Akan tetapi, ia pastikan proses hukum kedua-duanya terus berlanjut.

“Proses masih lanjut dikenakan wajib lapor. Kalau harus lapor itu biasanya 2x satu minggu, Senin dan Kamis,” tutur Herly.

(Visited 96 times, 1 visits today)