Gabung Rusia atau Ukraina? Crimea gelar referendum

0
721

INDOLAH.COM –Pemerintah otonom Crimea akan menggelar referendum pada 16 Maret 2014 untuk menentukan apakah rakyat Crimea ingin bergabung ke Rusia atau ke Ukraina.
Namun, Pemerintah Ukraina marah dengan kebijakan itu, karena tetap menginginkan Crimea menjadi bagian dari Ukraina.

Salah seorang anggota parlemen di wilayah Crimea selatan, bahkan telah memilih secara resmi untuk menjadi bagian dari Federasi Rusia. Crimea, merupakan sebuah wilayah yang penduduknya sebagian besar etnis Rusia. Wilayah itu menjadi sumber ketegangan baru, setelah Presiden Ukraina pro-Rusia, Viktor Yanukovych digulingkan.
Pemerintah baru Ukraina tidak terima dengan rencana referendum itu. Menteri Perekonomian Ukraina, Pavlo Sheremeta, pada Kamis (6/3/2014), mengatakan,referendum itu akan tidak sah. ”Sikap saya adalah, referendum ini inkonstitusional,” kata Sheremeta, kepada wartawan di Ukraina, seperti dikutip Reuters.

Pimpinan parlemen regional di Crimea, mengatakan, referendum akan meminta rakyat Crimea untuk memilih menjadi bagian dari Ukraina atau menjadi bagian dari Federasi Rusia.
Selama ini, wilayah Crimea juga menjadi sorotan Amerika Serikat dan sekutunya. Pemerintah baru Ukraina telah menuduh Rusia mengerahkan ribuan pasukan militernya di Crimea. Tuduhan yang memicu amarah AS dan sekutunya di Eropa, telah dibantah Pemerintah Rusia. Moskow mengklaim pasukan bersenjata di Crimea adalah milisi lokal, bukan pasukan Rusia.

(Visited 65 times, 1 visits today)