Gadis 16 Tahun di Makassar Diperkosa Bergiliran Selama 14 Hari

0
99
Gadis 16 Tahun di Makassar Diperkosa Bergiliran Selama 14 Hari
Gadis 16 Tahun di Makassar Diperkosa Bergiliran Selama 14 Hari

Indolah.com – Gadis 16 Tahun di Makassar Diperkosa Bergiliran Selama 14 Hari, Sungguh biadab perbuatan beberapa pemuda di Enrekang, Sulawesi Selatan. Mereka menyekap seorang gadis 16 tahun dan diperkosa selama 14 hari lamanya dalam sebuah hutan.

Korban awalannya dibawa jalan-jalan oleh salah seorang pelaku berinisial RM. Pelaku lalu membawa korban ke satu rumah kosong yang ada di kebun di wilayah Baraka. Di sanalah, korban disekap selama 2 minggu.

“Didalam rumah itu, pelaku memanggil beberapa orang kawannya serta memperkosa korban dengan bergiliran selama 14 hari lamanya,” kata Kasat Reskrim Enrekang, AKP Abdul Haris Nicolaus, Kamis (13/9/2018).

RM awalannya menjanjikan korban untuk dibawa jalan-jalan sesudah rayakan hari Idul Adha pada 14 Agustus kemarin. Masalah ini terungkap sesudah keluarga korban memberikan laporan kehilangan anggota keluarganya selama beberapa waktu.

“Dalam suatu rumah kosong di hutan, pelaku RM ini memperkosa korban selama 2 hari. Korban diancam akan dibiarkan di hutan bila tidak ikuti kehendak pelaku,” katanya.

Sesudah dua hari menyekap korban, RM lalu menghubungi temannya yang lainnya, yakni RR lewat sambungan telepon. Dari komunikasi itu, RM minta RR untuk membawa makanan.

Baca Juga : Soal Rumah Eko Terblokade Tembok Tetangga, Begini Penjelasan Ketua RW

“Korban lalu diserahkan pada RR. RR lantas memindahkan korban ke rumah kebun yang lainnya yang jaraknya 2 kilometer dari tempat pertama. Disana, korban kembali diperkosa oleh RR serta kawannya yang lain,” terangnya.

“Jadi saat disekap, korban cuma dikasih makan oleh pelaku yang dibawanya. Baju yang dipakai korban saat disekap 14 hari ialah baju yag sama pertama kalinya disekap,” sambungnya.

Di tempat kedua inilah korban disekap selama belasan hari. Setiap hari korban disebut mesti melayani nafsu bejat RM bersama dengan rekan-rekannya.

“Jadi kita kembangkan penyelidikan serta pada akhirnya mendapati korban ada didalam rumah kosong di hutan. Kondisinya memprihatikan dan trauma,” kata Haris.

(Visited 72 times, 1 visits today)