Gunung Merapi Berstatus Waspada, Warga Klaten Sempat Mengungsi

0
257
Gunung Merapi Berstatus Waspada, Warga Klaten Sempat Mengungsi
Gunung Merapi Berstatus Waspada, Warga Klaten Sempat Mengungsi

Indolah.com – Gunung Merapi Berstatus Waspada, Warga Klaten Sempat Mengungsi, Status Gunung Merapi ditingkatkan menjadi Waspada sejak Senin (21/5) pukul 23.00 WIB, sejumlah warga Klaten di lereng Merapi sempat mengungsi. Namun Balai Penyeledikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta belum mendeteksi indikasi pergerakan magma.

“Belum ada indikasi pergerakan magma. Namun, kami masih terus melakukan pengecekan laboratorium terhadap material yang terlontar saat erupsi freatik,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida di Yogyakarta, Selasa (22/5/2018).

Meski begitu, BPPTKG Yogyakarta tetap melakukan pemantauan terhadap seluruh indikator aktivitas Gunung Merapi karena tidak bisa memperkirakan secara pasti aktivitas yang akan terjadi berikutnya.

Salah satu faktor yang menyebabkan BPPTKG menaikkan status Gunung Merapi dari normal ke waspada adalah munculnya gempa tremor setelah erupsi freatik yang terjadi pada Senin (21/5/2018) pukul 17.50 WIB. Kemudian muncul kembali saat terjadi erupsi freatik pada Selasa pukul 01.47 WIB.

Warga yang mengungsi adalah warga Desa Bale Balerante, Kecamatan Kemalang. Mereka mengungsi di balai desa. Desa Balerante juga desa yang berdekatan atau bersebelahan dengan Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan, Sleman.

Relawan SAR Barameru Klaten, Ebrey, mengatakan hal tersebut sesuai dengan imbauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mengatakan tidak boleh ada aktivitas dalam jarak radius 3 km.

“Memang sempat ada yang mengungsi, jumlahnya tidak pasti, soalnya keluar masuk terus. Sekarang sudah banyak yang kembali ke rumah masing-masing,” kata Ebrey kepada wartawan, Selasa (22/5/2018).

Baca Juga : Daftar Mubalig Kemenag Dinilai Bisa Memicu Perpecahan dan Kecurigaan

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Bambang Giyanto, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak memercayai isu-isu yang meresahkan.

“Namun masyarakat, terutama yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) 3 tetap waspada. Kalau perlu hidupkan siskamling lagi,” katanya.

Ia mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau kondisi Merapi. Pihaknya akan menginformasikan kepada masyarakat jika ada perkembangan lebih lanjut.

“Kami akan selalu update perkembangan Merapi. Informasi valid ialah mengikuti arahan pemerintah atau langsung menanyakan ke pos pengamatan Gunung Merapi,” ujarnya.

(Visited 39 times, 1 visits today)