Halimah Resmi Jadi Presiden Wanita Melayu Pertama Singapura

0
76
Halimah Resmi Jadi Presiden Wanita Melayu Pertama Singapura
Halimah Resmi Jadi Presiden Wanita Melayu Pertama Singapura

Indolah.com – Halimah Resmi Jadi Presiden Wanita Melayu Pertama Singapura, Halimah Yacob hari ini, Rabu(13/9) resmi ditetapkan sebagai Presiden Singapura yang baru menggantikan Tony Tan yang telah mengakhiri masa jabatannya pada 31 Agustus lalu.

Halimah resmi mencetak sejarah sebagai wanita muslim melayu pertama yang menjabat sebagai Presiden Singapura sepanjang sejarah negara ini. Halimah juga mencatatkan diri sebagai Presiden Singapura terpilih tanpa pemungutan suara.

Halimah Resmi Jadi Presiden Wanita Melayu Pertama Singapura

Halimah memulai karir politknya pada 2001 lalu berkat dukungan eks Perdana Menteri Goh Chok Thong dan terpilih menjadi anggota parlemen untuk Jurong Group Representation Constituency (GRC).

Baca Juga : Terbongkar, Fakta Mengejutkan Asma Dewi Terkait Ujaran Kebencian

Sepuluh tahun kemudian, dia menjabat sebagai menteri negara di bawah kementerian komunikasi pembangunan, pemuda, dan olahraga saat itu.

Dilansir dari media lokal Singapura, Channel News Asia dan todayonline.com, Rabu (13/9), berkas pencalonan yang diserahkan Halimah ke pusat pencalonan di markas People’s Association pada siang ini dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.

Dua kandidat Mohamed Salleh Marican dan Farid Khan gagal memenuhi syarat meski nominasi presiden resmi ditutup hari ini, Rabu (13/9/17).

Baca Juga : RI Kerahkan Empat Pesawat Hercules Angkut Bantuan Untuk Rohingya

Returning Officer Ng Wai Choong langsung mengumumkan bahwa Halimah resmi menjabat Presiden ke-8 Singapura. Halimah menggantikan Tony Tan yang telah mengakhiri masa jabatannya pada 31 Agustus lalu.

Halimah Resmi Jadi Presiden Wanita Melayu Pertama Singapura
Halimah Resmi Jadi Presiden Wanita Melayu Pertama Singapura

Pemilu presiden Singapura sedianya digelar pekan kedua September 2017. Namun, lantaran Halimah menjadi kandidat tunggal, dia dipastikan jadi presiden tanpa pemungutan suara.

Baca Juga : Video Driver Taksi Online Ribut dengan Tukang Parkir Arogan Medan

Pilpres Singapura secara khusus diperuntukkan bagi komunitas Melayu, artinya hanya anggota komunitas itu yang bisa mencalonkan diri.

Sesuai Konstitusi, pilpres di Singapura bisa diperuntukkan khusus bagi salah satu komunitas jika tidak ada seorang pun dari komunitas tersebut yang menjabat Presiden dalam lima masa jabatan terakhir.

Saat ini, populasi Singapura terdiri atas 74 persen komunitas China, 13 persen komunitas Melayu, 9 persen komunitas India dan 3,2 persen komunitas lainnya.

Dari lima kandidat yang mencalonkan diri, hanya Halimah yang dinyatakan memenuhi semua persyaratan dan mendapatkan Sertifikat Kelayakan dari Komisi Pemilihan Presiden (PEC).

(Visited 31 times, 1 visits today)