Hasrat Berhubungan Badan Ditolak, Istri Dicekik Hingga Tewas

0
26
Hasrat Berhubungan Badan Ditolak, Istri Dicekik Hingga Tewas
Hasrat Berhubungan Badan Ditolak, Istri Dicekik Hingga Tewas

Indolah.com – Hasrat Berhubungan Badan Ditolak, Istri Dicekik Hingga Tewas, Seorang pria di Blora, Moh Januri (38) tega menghabisi nyawa istrinya sendiri, Sulasmini (37) hanya karena ditolak bercinta. Ia lantas saat ini harus berurusan dengan pihak kepolisian resor Blora.

Sulasmini meninggal dunia pada Minggu (25/11) lalu . Waktu itu, pelaku yang merupakan warga Desa Bedingin Rt 2 Rw 7 Kecamatan Todanan, Blora, berkata pada warga, jika istrinya meninggal karena digigit ular. Saat itu warga yakin dan langsung lakukan pemakaman di komplek makam Desa setempat.

“Ia mengatakan itu digigit ular begitu saja, ngomong ke mertuanya juga ke orang-orang. Nggak sempat dibawa ke puskesmas, lantaran kan warga sudah percaya. Korban telah meninggal, dan telah pada menerimakan itu, jadi ya tidak ada kecurigaan,” kata Kepala Desa Bedingin, Sunyoto, waktu ditemui wartawan, Kamis (29/11/2018).

Akan tetapi, perbuatan keji pelaku baru terungkap pada Rabu (28/11) kemarin. Bermula dari kecurigaan ibu korban yang lalu melaporkannya pada pihak kepolisian.

Baca Juga : Alenka Ermenc, Panglima Militer Perempuan Pertama di Slovenia

Kasatreskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo menuturkan, ibu korban yaitu Sarmini (55) yang temukan jasad korban pertama kali, menyimpan kecurigaan. Dia temukan adanya bekas kotoran dan lecet berwarna kecoklatan yang melingkar dibagian leher korban. Awalannya dia tidak menyadari dan mengusapnya dengan tangan.

“Pelapor (Sarmini) kala itu bermaksud ambil bibit jagung di dalam rumah korban. Akan tetapi saat masuk ke kamar, pelapor dikejutkan dengan temuan jasad korban yang telah terbujur kaku di kasur,” jelas Heri.

“Pelapor lalu memeluk korban dan saat itu mengetahui jika bagian leher korban ada bekas guratan merah kecoklatan dan waktu itu pelapor berupaya menghilangkan lewat cara mengusap dengan jari-jari tangan,” sambungnya.

Berdasarkan laporan dari ibu korban, pihak kepolisian lantas mendatangi tempat tinggal Januri. Saat ditanyai petugas kepolisian, Januri mengaku jika Sulasmini meninggal bukan karena digigit ular tetapi dibunuhnya dengan cara dicekik.

“Pelaku katakan jika ia saat itu ditolak oleh istri yang jadi korban itu untuk berhubungan badan, lalu pindah kamar. Mungkin lantaran emosi ya, pelaku langsung menaiki tubuh korban yang tengah tidur itu dan langsung mencekiknya,” terangnya.

Pelaku lalu diamankan untuk diminta keterangannya di Mapolres Blora. Untuk melengkapi proses penyidikan, pihak kepolisian akhirnya membongkar makam Sulasmini pada Kamis (29/11) kemarin.

“Kami dengan tim identifikasi dan tim dokter forensik Polda Jateng. Makam Sulasmini dibongkar, lalu di autopsi, lalu dikubur kembali, di tempat yang sama dengan sebelumnya. Autopsi selama 3 jam. Hasil selengkapnya kami masih tetap menunggu,” jelas Heri.

Pelaku saat ini ditahan di ruang tahanan Mapolres Blora dan diancam dengan Pasal 5 huruf a Jo pasal 44 ayat ( 3 ) UURI no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 338 KUHP dengan hukuman 15 tahun penjara.

(Visited 11 times, 1 visits today)