Heboh Kakak Hamili Adik Kandung di Jambi, Ibu Bantu Gugurkan Kandungan

0
136
Heboh Kakak Hamili Adik Kandung di Jambi, Ibu Bantu Gugurkan Kandungan
Heboh Kakak Hamili Adik Kandung di Jambi, Ibu Bantu Gugurkan Kandungan

Indolah.com – Heboh Kakak Hamili Adik Kandung di Jambi, Ibu Bantu Gugurkan Kandungan , Hubungan intim antara kakak dan adik kandung terjadi di Muara Tembesi Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Kasus ini terbongkar setelah seorang pemilik kebun menemukan mayat janin bayi di lahan miliknya.

Janin itu diperkirakan sudah dibuang kurang lebih satu minggu sebelum ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan.

Polisi kemudian bergerak cepat dan hasil penyelidikan diketahui bahwa mayat janin tersebut adalah hasil hubungan sedarah.

“Saat kita amankan awalnya kedua tersangka menyangkal perbuatan tersebut, namun setelah dilakukan visum mereka tidak dapat mengelak lagi,” Ujar Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Dimas Arki.

Perbuatan terlarang antara adik dan kakak berinisial AR (18) dan WA (15 )ini dilakukan berkali-kali. Sang kakak pun memaksa adiknya untuk memuaskan hasratnya. AR mengakui perbuatan yang meyebabkan adiknya hamil hingga 8 bulan itu kepaada wartawan.

AR nekat memaksa adiknya untuk berhubungan intim karena dia terpengaruh video porno.

“Pertamonyo dia ndak mau Bang, saya paksa sama ancam, akhirnya nurut, bahkan sampai berkali-kali,” terang AR.

Akibat hubungannya itu, WA hamil dan terpaksa menggugurkan kandungannya. Setelah digugurkan, janin yang berumur 8 bulan itu dibunag ke kebun sawit milik warga.

Awalnya, si ibu tidak tahu anaknya AR lah yang menghamili WA. Ibunya yang seorang janda mengaku panik dengan anaknya yang hamil, dia juga malu dengan keberadaan bayi hasil hubungan sedarah itu nantinya. Maka dari itu, AD memilih untuk melakukan aborsi terhadap bayi yang dikandung anaknya.

Penyidik Satreskrim Polres Batanghari telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batanghari pada Rabu (6/6/2018) kemarin.

“Baru SPDP yang diserahkan penyidik Polres Batanghari tadi,” ujar Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Batanghari Eddowan saat dikonfirmasi.

Baca Juga : Jelang KTT Trump-Kim, Aktivitas Udara di Singapura Dibatasi

Dikarenakan pelaku masih di bawah umur, maka masa penahanannya terbatas. Menurut Eddowan, penyidik punya waktu penahanan selama 7 hari, dan dapat diperpanjang selama 8 hari.

Dalam kasus hubungan intim sedarah ini untuk WA, terkena Pasal 77 ayat A junto Pasal 45 A Undang-undang Perlindungan Anak.

Sedangkan untuk pelaku laki-laki (kakaknya) yang menyetubuhi anak di bawah umur, mendapat jeratan Pasal 81 ayat (3) junto Pasal 76 Undang-undang Perlindungan Anak.

Ancaman menyetubuhi 15 tahun untuk aborsi 10 tahun, sedangkan orang tuanya turut serta Pasal 55.

Selain hubungan sedarah kakak dan adik yang diungkap pada awal Juni 2018 ini, ternyata ada juga kasus hubungan sedarah yang terjadi di Jambi yang paling menghebohkan.

Peristiwa itu terjadi 10 tahun silam, atau pada tahun 2008. Hubungan yang tidak semestinya dilakukan oleh seorang ibu (Sum) dan anak kandungnya (Fer). Mereka berhubungan intim hingga lahir seorang anak perempuan. Sum lahirkan anak sekaligus cucu baginya.

(Visited 100 times, 1 visits today)