Indosat Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Karena Status Facebook

0
446
Indosat Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Karena Status Facebook
Indosat Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Karena Status Facebook

Indolah.com – Indosat Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Karena Status Facebook, Tagar #BoikotIndosat jadi trending topik di media sosial Twitter sejak Senin siang (5/6). Entah apa yang memicunya menjadi heboh begini, hingga sampai tengah malam tagar tersebut masih bertengger di nomor satu topik paling dibicarakan di Twitter kawasan Indonesia.

Indosat Ooredoo akhirnya angkat bicara mengenai tagar #BoikotIndosat ini. Perusahaan menyatakan bahwa sama sekali tidak ada pemecatan, ataupun pelaporan ke polisi terhadap karyawannya atas nama Riko M Ferajab yang di akun LinkedIn-nya, tertulis bahwa dia menjabat sebagai “‎Sales & Marketing in FMCG and Telecom Business.”

Indosat Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Karena Status Facebook

Pegawai itu tidak kami pecat. Sama sekali tidak ada pemecatan. Sudah diajak bicara oleh atasannya langsung, dan bukan oleh HRD. Dia menerima secara terbuka teguran itu dan masih bekerja seperti biasa,” kata Deva Rachman, Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Baca juga : Dilecehkan Didalam Angkot, Siswi SMA Nekat Lompat Keluar

Riko M Ferajab menjadi perhatian publik karena statusnya di Facebook yang menunjukkan sikap mendukung Rizieq Shihab. Seorang pengguna Twitter kemudian melakukan screenshot atas status itu dan menilai telah melakukan caci maki terhadap pemerintah.

Indosat Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Karena Status Facebook
Indosat Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Karena Status Facebook

Kicauan di Twitter itu kemudian diketahui oleh Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, yang menyatakan “perusahaan kami tidak tolerate sama sekali pegawai yang anti NKRI.” Alexander juga sempat menyebut ada “langkah sudah diambil.”

Para pengguna Twitter kemudian mengambil kesimpulan sendiri, bahwa eksekutif Indosat semena-mena terhadap karyawannya dan drama ini disulut oleh hembusan kabar yang menyatakan Indosat telah mengambil langkah pemecatan dan melaporkan Riko ke polisi.

Baca Juga : Wanita Telanjang Di Mangga Besar Telah Ditangkap Polisi

Deva membantah segala tudingan di Twitter yang menyatakan bahwa Alexander Rusli dan Indosat telah mengambil langkah pemutusah hubungan kerja. Deva menegaskan, di akun Twitter milik Alexander, memang tergambarkan ada upaya menindak tegas dari keterangan “langkah sudah diambil,” tetapi itu bukan berarti perusahaan melakukan pemecatan atau melaporkan ke polisi.

Menindak tegas di sini artinya memberi warning, karena memang begitu aturannya,” tambah Deva. Aturan yang dimaksud mengacu kepada Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di Indosat Ooredoo. Hingga dini hari ini, tagar #BoikotIndosat telah dikicaukan hampir 4.000 kali. Sikap boikot itu ditunjukkan dengan berhenti menggunakan layanan atau kartu SIM Indosat.

Baca Juga : Viral Di Medsos, Isi Surat Allegra Dan Surat Balasan Ahok

Indosat sendiri menyatakan perusahaannya akan mengambil sikap menghargai pegawai dalam berpendapat, maupun menyalurkan aspirasi politik, selama itu tidak membawa atribut perusahaan.
Setiap pendapat atau aspirasi pribadi akan menjadi tanggungjawab pribadi dan tidak ada kaitannya dengan sikap perusahaan. Namun, Deva menggarisbawahi bahwa segala ungkapan di media sosial harus dilontarkan secara bijaksana, beretika, dan sesuai peraturan yang berlaku.
Deva menyebut Riko sebelumnya tidak sadar bahwa statusnya di Facebook menjadi pembicaraan banyak orang karena ada seseorang yang melakukan screenshot lalu menegaskan bahwa Riko adalah seorang karyawan Indosat. Padahal, dalam statusnya itu, Riko tidak membawa atribut Indosat.
(Visited 105 times, 1 visits today)