Ini Pembunuh Sadis Rika Si Penjual Kosmetik di Palza Millenium Medan

0
56
Ini Pembunuh Sadis Rika Si Penjual Kosmetik di Palza Millenium Medan
Ini Pembunuh Sadis Rika Si Penjual Kosmetik di Palza Millenium Medan

Indolah.com – Ini Pembunuh Sadis Rika Si Penjual Kosmetik di Palza Millenium Medan, Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan Rika Karina yang mayatnya dikemas dalam kardus dan dibuang tak jauh dari Gereja HKBP Ampera, Jalan Karya Rakyat.

Pelakunya adalah Hendri alias Ahen (31), warga jalan Platina Perumahan Ivory, Medan Deli, Titi Papan. Rika Karina (21) tewas setelah ditusuk Hendri dengan pisau 7 kali.

Hendri awalnya cekcok dengan Rika di rumah pelaku di Jalan Titi Papan, Medan Deli. Hendri diduga emosi karena tersinggung dengan perkataan korban saat cekcok.

“Mungkin ada kata-kata dari si korban yang tidak mengenakan hati sehingga memicu emosi pelaku,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Nomor 1, Medan Perjuangan, Kamis (7/6/2018).

Cekcok itu soal jual beli kosmetik. Hendri sudah membayar Rp 4.170.000, namun barang yang dipesan tidak kunjung diberikan Karina yang diketahui sebagai penjual kosmetik di Plaza Millenium Medan.

“Si pelaku membeli kosmetik kepada korban sudah 6 kali transaksi lancar, transaksi ketujuh pelaku sudah memberikan uang Rp 4 juta membeli kosmetik. Ditagih-tagih pelaku kepada korban, tidak kunjung diberikan barang tersebut,” papar Dadang.

Cekcok itu berujung penganiayaan. Hendri membenturkan kepala Rika ke dinding tembok rumah. Leher Rika ditikam dengan pisau.

“Selanjutnya menyayat pergelangan tangan korban sehingga korban meninggal dunia,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Utara AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (7/6/2018).

Pelaku pembunuhan Rika Karina saat ditangkap polisi
Pelaku pembunuhan Rika Karina saat ditangkap polisi

Hendri lalu memasukkan jasad Rika ke dalam sejenis koper dan dibungkus kardus lalu dilakban. Kardus berisi mayat itu dibawa pelaku dengan sepeda motor ke Jalan Karya Rakyat, Medan Barat pada Rabu (6/6) dini hari.

Setelahnya, Hendri meninggalkan sepeda motor dan mayat korban dengan berjalan kaki. Hendri juga melemparkan helm korban ke pekarangan kosong milik warga

“Kemudian dengan becak tersangka pulang ke rumahnya di Jl Platina Perumahan Ivory, Medan Deli. Setelah itu sekitar pukul 05.00 WIB, tersangka membawa bungkusan plastik hitam yang ada di rumahnya yang berisi tas, baju korban, dan sandal korban, selanjutnya membuang bungkusan plastik hitam tersebut ke sungai Deli Titi Papan,” sambung Tatan.

Baca Juga : Heboh Kakak Hamili Adik Kandung di Jambi, Ibu Bantu Gugurkan Kandungan

Jejak Hendri terungkap dari keterangan saksi dan bukti CCTV milik warga. Hendri terekam CCTV saat mengendarai motor milik korban keluar dari kompleks tempat tinggalnya dengan membawa kardus yang berisi jasad Rika. Hendri pun ditangkap di kediamannya pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

Korban Rika Karina (21), warga Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, Deliserdang, Sumut
Korban Rika Karina (21), warga Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, Deliserdang, Sumut

Korban Rika Karina (21), warga Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, Deliserdang, Sumut. Sehari-hari Rika bekerja sebagai pramuniaga di salah satu gerai kosmetik di Milenium Plaza, Medan.

“Dia (korban) keponakan saya. Dia tinggal dengan anak saya di Kompleks Pesona Malibu, Marelan. Setelah ini jenazahnya dibawa ke rumah neneknya di Jalan Tangguk Bongkar IX Gang Ikhlas, Mandala,” kata Faisal, paman korban di RS Bhayangkara Medan.

Sementara Robi, menyebutkan, Rika terakhir kali bertemu keluarganya pada Selasa 5 Juni 2018 kemarin. Setelah itu, subuh sekira pukul 04.00 WIB, polisi mendatangi kediaman lama mereka di Jalan Japaris, Medan. Soalnya, alamat sepeda motor Honda Scoopy dengan pelat nomor BK 5875 ABM yang membawa kardus berisi mayat perempuan muda itu beralamat di sana.

“Itu kereta kakak sepupunya. Atas nama Toni, sepupunya,” imbuh Robi, kerabat korban lainnya.

 

(Visited 71 times, 1 visits today)