Ini Puisi Gus Mus yang Buat Heboh Usai Dibacakan Ganjar Pranowo

0
408
Ini Puisi Gus Mus yang Buat Heboh Usai Dibacakan Ganjar Pranowo
Ini Puisi Gus Mus yang Buat Heboh Usai Dibacakan Ganjar Pranowo

Indolah.com – Ini Puisi Gus Mus yang Buat Heboh Usai Dibacakan Ganjar Pranowo, Puisi karya KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) berjudul ‘Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana’ ramai diperbincangkan selesai dibacakan cagub Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Satu diantara bait puisi di kira memojokkan umat Islam masalah panggilan Azan.

Puisi itu dibacakan Ganjar di satu acara tv. Sesudah itu, photo Ganjar dengan cuplikan puisi ‘Puisi Ganjar Pranowo : Kau menyebutkan Tuhan begitu dekat, tetapi kau sendiri menyebutnya dengan pengeras nada tiap-tiap saat’ viral di sosial media.

Sejujurnya, tidak cuma Ganjar saja yang sempat membawakan puisi itu. Puisi yang di buat pada th. 1987 itu juga sempat dibacakan oleh bekas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Transmigrasi Marwan Jafar serta Ketua MUI NTT Abdul Kadir Makarim pada 2016 kemarin.

Baca Juga : Polantas Pungli Dihukum Ringan, Pengunggah Video Dipidanakan

Diluar itu, karya Gus Mus itu pernah juga bikin ramai pada 2016 lantas disaat mengedar puisi tiruan. Diliat detikcom dari website resmi Nahdlatul Ulama (NU), pihak NU segera memberi klarifikasi serta mengatakan puisi yang mengedar yaitu hoax. Puisi palsu itu ambil judul serta stuktur kalimat yang serupa karya Gus Mus tetapi mengkaji arti yang berlainan.

Tersebut isi puisi karya Gus Mus berjudul ‘Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana’ yang diambil website Kementerian Agama :

Kau ini bagaimana…
Kau bilang aku merdeka
Tapi kau memilihkan untukku segalanya

Kau ini bagaimana…
Kau suruh aku berfkir
Aku berfikir kau tuduh aku kafir
Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku bergerak
Aku bergerak kau waspadai

Kau bilang jangan banyak tingkah
Aku diam saja kau tuduh aku apatis

Kau ini bagaimana…
Kau suruh aku memegang prinsip
Aku memegang prinsip
Kau tuduh aku kaku

Kau ini bagaimana…
Kau suruh aku toleran
Aku toleran kau tuduh aku plin-plan

Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku bekerja
Aku bekerja kau ganggu aku

Kau ini bagaimana
Kau suruh aku taqwa
Tapi khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa

Kau suruh aku mengikutimu
Langkahmu tak jelas arahnya

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh menghormati hukum
Kebijaksanaanmu menyepelekannya

Aku kau suruh berdisiplin
Kau mencontohkan yang lain

Kau bilang Tuhan sangat dekat
Kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara setiap saat

Kau bilang kau suka damai
Kau ajak aku setiap hari bertikai

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh membangun
Aku membangun kau merusakkannya

Aku kau suruh menabung
Aku menabung kau menghabiskannya

Kau suruh aku menggarap sawah
Sawahku kau tanami rumah-rumah

Kau bilang aku harus punya rumah
Aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah

Aku harus bagaimana
Aku kau larang berjudi
permainan spekulasimu menjadi-jadi

Aku kau suruh bertanggungjawab
kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bis Showab

Kau ini bagaimana..
Aku kau suruh jujur
Aku jujur kau tipu aku

Kau suruh aku sabar
Aku sabar kau injak tengkukku

Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku
Sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu

Kau bilang kau selalu memikirkanku
Aku sapa saja kau merasa terganggu

Kau ini bagaimana..
Kau bilang bicaralah
Aku bicara kau bilang aku ceriwis

Kau bilang kritiklah
Aku kritik kau marah

Kau bilang carikan alternatifnya
Aku kasih alternative kau bilang jangan mendikte saja

Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau
Kau tak mau

Aku bilang terserah kita
Kau tak suka

Aku bilang terserah aku
Kau memakiku

Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana

(Visited 92 times, 1 visits today)