Inilah 12 Fakta Unik Tentang Misterius dari Antartika di Kutub Selatan

0
35

Inilah 12 Fakta Unik Tentang Misterius dari Antarktika di Kutub Selatan

Indolah.comInilah 12 Fakta Unik Tentang Misterius dari Antarktika di Kutub Selatan. Antarktika ialah benua terunik yang sempat ada. Terdapat di kutub sangat selatan bumi, benua ini hampir tidak didiami oleh manusia. Itu karena keadaan iklim yang begitu ekstrim sampai cuma dikit makhluk hidup yang bisa bertahan disana.

Oleh karenanya, banyak ilmuwan yang mempelajari kesana untuk memperoleh temuan-temuan baru. Serta kamu paham.kamu mengerti? Diketemukan banyak bukti menarik mengenai Antarktika sendiri yang tidak dipunyai oleh benua lainnya. Inilah 12 Fakta Unik Tentang Misterius dari Antartika di Kutub Selatan.

1. Ada tempat yang tidak hujan atau bersalju saat dua juta tahun

Di Antarktika, ada sekurang-kurangnya satu persen benua (seputar 4,000 km) yang areanya tidak mempunyai es benar-benar. Diberi nama lembah kering atau Oasis Antarktika, ruang itu adalah gurun pasir sangat keras yang sempat ada serta diprediksikan alami kekeringan hampir dua juta tahun. Di akhir era 21, diprediksikan ruang itu bisa meluas sampai 25 % sebab terdapatnya pergantian iklim.

2. Ada air terjun yang diberi nama air terjun darah

Enjoy saja. Itu bukan darah benaran, tetapi ialah air laut yang mempunyai kandungan garam 3x lipat tambah tinggi daripada air laut biasanya. Air yang ada dibawah gletser Taylor, yang mengonsumsi Air Terjun Darah, memiliki kandungan zat besi yang tinggi sekali dimana waktu air itu bersentuhan dengan hawa, terjadi oksidasi serta mengakibatkan warna merah darah muncul.

3. Meteorit banyak diketemukan disana

Penurut beberapa periset, meteorit berjatuhan dimana saja. Namun, saat jatuhnya berada di ruang rimba, kelembaban serta oksigen akan mengorosi bebatuan itu.

Sedang di Antarktika, iklimnya kering hingga korosi hampir belum pernah berlangsung. Perihal ini mengakibatkan pada 1976 beberapa periset telah memperoleh sampel batu meteorit sekitar 20.000 dengan sumber yang tidak didapati.

4. 70% air tawar berada di Antarktika

Antarktika menaruh 90 % jumlahnya es yang ada dalam dunia. Es-es itu menaruh 70 % konsumsi air tawar dunia. Bila semua meleleh, tinggi air laut bisa bertambah sampai 61 meter.

5. Antarktika tidak mempunyai zone waktu yang sah

Hampir tidak ada orang yang menempati Antarktika hingga waktu tidak dipusingkan disana. Namun buat riset-riset yang dikerjakan, dibutuhkan terdapatnya waktu untuk mengukur data mereka.

Karenanya zone waktu Antarktika memakai zone waktu dari negara paling dekat. Beberapa periset memakai zone waktu Selandia Baru, yang lain menggunakan zone waktu Chile.

Baca juga : Unik! Sumur Kuno Yang Berusia 1000 Tahun Dengan Tangga Rumit

6. Susunan es Antarktika mempunyai ketebalan 1,6 km

Semua ruang Antarktika hampir dilapis oleh susunan es yang tebal. Untuk setiap ketebalannya berlainan bergantung areanya. Namun, rata-rata ketebalan susunan es Antarktika sampai 1,6 km dengan yang sangat tebal bisa sampai 4,8 km.

7. Sperma paling tua dalam dunia diketemukan di Antarktika

Yap, kamu tidak salah baca. Fosil sperma diketemukan oleh beberapa periset Swedia pada 2015 tempo hari. Diprediksikan fosil itu mempunyai usia 50 juta tahun serta dipunyai oleh cacing annelid Clitellata.

Sperma cacing itu begitu sulit dicari sebab berusia pendek. Akan tetapi untuk fosil ini, sebab terjerat dalam kepompong seperti cermat, sperma itu terbangun sampai berjuta-juta tahun.

8. Lebih dari 300 danau besar diketemukan dibawah susunan es

Untuk saat ini, 300 lebih danau besar sudah diketahui di benua Antarktika. Mereka tidak membeku sebab kehangatan serta desakan geotermal alias panas yang hadir dari pokok bumi.

Didapati beberapa danau sama-sama tersambung serta bertukar air, akan tetapi beberapa yang lain terisolasi yang bermakna air disana dapat berusia sampai beberapa ribu tahun. Periset yakin danau yang terisolasi adalah rumah dari beberapa mikroorganisme yang menanti untuk diketemukan.

9. Antarktika dulunya ialah benua tropis

Susah diakui memang, tetapi beberapa periset mempunyai teori bila dahulu Antarktika hijau, mempunyai banyak fauna mamalia, seperti posum serta berang-berang. Akan tetapi semua beralih semenjak 52 juta tahun waktu lalu.

Konsentrasi emisi karbon dioksida (CO2) yang kepekatannya 2x lipat daripada ini hari merubah iklim benua itu. Diprediksikan oleh beberapa periset, nasib benua-benua bumi dapat juga selesai seperti Antarktika bila emisi CO2 dari pembakaran bahan bakar fosil dikerjakan sampai beberapa ratus tahun ke depan.

10. Suhu paling rendah dalam dunia yang sempat terekam

2013 jadi tahun terdingin buat Antarktika. Terdaftar suhu disana sampai -93° C, akan tetapi itu direvisi oleh beberapa ilmuwan serta membuatnya -98° C. Penemuan itu didapat saat malam polar waktu musim dingin datang.

Diprediksikan suhu itu masih tetap dapat turun lebih jauh kembali. Bagaimana dengan suhu paling tinggi disana? Yang sempat terdaftar ialah 17,5° C.

11. Gunung Erebus ialah salah satunya gunung aktif yang berkelanjutan dalam dunia

Gunung itu menaruh danau lava yang sampai suhu 1.700° C. Sebab aktif, gunung Erebus tetap keluarkan gas serta minimum memuntahkan lelehan batu serta kristal feldspar yang kaya potasium, sodium serta silikat aluminium.

12. Antarktika adalah hanya satu tempat tiada kolonial semut, reptil serta ular

Tiap-tiap belahan bumi minimum mempunyai satu type kolonial semut. Akan tetapi sebab demikian berlebihan, semut juga tidak tahan untuk tinggal disana. Hal tersebut laku buat mereka, beberapa reptil serta ular. Fauna yang hidup di ruang Antarktika ialah paus, anjing laut, penguin serta burung-burung sama.

(Visited 10 times, 1 visits today)