Inilah 4 Fakta Unik Tentang Seoul Central Mosque, Masjid Tertua di Korea

0
149

Inilah 4 Fakta Unik Tentang Seoul Central Mosque, Masjid Tertua di Korea

Indolah.comInilah 4 Fakta Unik Tentang Seoul Central Mosque, Masjid Tertua di Korea. Seoul Central Mosque adalah masjid di Korea Selatan yang jadi tempat arah wisata, terpenting buat turis muslim. Masalahnya masjid ini pula adalah sisi riwayat mengembangnya Islam di Korea, dan riwayat toleransi di negeri ginseng ini.

Kompas.com serta lima selebgram hijab berpeluang berkunjung ke masjid paling tua di Korea ini dan rasakan shalat dalam tempat itu.

Tidak hanya fungsinya menjadi tempat melaksanakan ibadah kaum muslim dan menjadi salah satunya tujuan wisata, Nah, Inilah 4 Fakta Unik Tentang Seoul Central Mosque, Masjid Tertua di Korea.

1. Donasi bersama dengan pemerintah Korea serta Arab Saudi

Seoul Central Mosque ini terdapat di Jalan Usadan, Distrik Yongsan di Seoul. Daerah seputar masjid seringkali dimaksud daerah Itaewon.

Masjid yang mulai dibuat tahun 1974 serta mulai dipakai tahun 1976 ini adalah kombinasi atas donasi pemerintah Korea untuk tempat seluas 5.000 mtr. persegi, dan uang pembangunan masjid dari patungan beberapa negara Islam.

Sebelum masjid ini dibuat, Korean Muslim Federation (KMF) seringkali membuat shalat berjamaah di daerah ini. Waktu itu jumlahnya masyarakat muslim di Korea seputar 3.000 jiwa.

Presiden Korea waktu itu, Park Chung-hee tawarkan KMF sebidang tempat untuk dibuat masjid, supaya Republik Korea yang umurnya masih tetap muda memperoleh persahabatan yang baik dengan beberapa negara timur tengah. Lalu, Arab Saudi serta negara timur tengah lainnya memberi dana pembangunan masjid ke pemerintah Korea.

2. Pusat Syiar Islam di Korea

Sesudah dibuatnya Seoul Central Mosque, beberapa masjid pun dibuat di beberapa lokasi di Korea yang lain. Sangat banyak masjid ada di lokasi Gyeonggi serta Incheon. Terdaftar ada 7 masjid di lokasi itu. Sesaat di Seoul, tidak berdiri masjid lainnya tidak hanya Seoul Central Mosque.

Seoul Central Mosque jadi pusat syiar Islam di Korea karena di masjid ini pula berdiri kesekretariatan KMF. Dari dana beberapa negara Islam di Timur Tengah, kesekretariatan KMF berkembang serta sekarang telah ada pusat edukasi Islam dengan gedung di samping masjid.

Selekasnya sesudah masjid ini dibuat disusul masjid-masjid lainnya di Korea, jumlahnya masyarakat muslim di Korea bertambah cepat. Masyarakat muslim tidak cuma dari masyarakat asing muslim yang tinggal di Korea, pun masyarakat asli Korea mulai minati Islam. Diprediksikan jumlahnya masyarakat muslim di Korea sampai 200.000 jiwa sekarang ini.

Baca juga : Inilah 10 Hotel Unik Yang Bertema Film Keren di Dunia

3. Pusat Makanan Halal

Daerah seputar masjid Seoul ini adalah pusat makanan halal, di selama jalan ke arah masjid ini berderet restoran halal, terpenting di Usadan 10-gil.

Pemiliknya dapat datang dari Timur Tengah atau negara Islam yang lain. Bahkan juga ada restoran Indonesia bernama Siti Sara di jalan ini.

Kami, peserta tur 2018 Halal Restaurant Week Korea, dua kali menyambangi restoran halal di daerah Itaewon ini. Satu ke Murree Muslim Food serta satu kembali ke Kervan, restoran kebab Turki, cabang Itaewon.

Untuk harga, di Murree masih tetap cukup dapat dijangkau. Contoh untuk menu bibimbap harga nya 8.000 KRW per bagian (1 KRW=Rp 14). Sesaat menu bulgogi seharga Rp 15.000 KRW. Ukurannya cocok buat perseorangan serta kenyang.

Di Kervan, satu porsi menu chicken shish kebab atau mix sish kebab harga nya 21.000 KRW, akan tetapi dengan ukuran besar, satu bagian menu dapat untuk dua orang.

Hadirnya masjid di Seoul dapat dibuktikan membawa denyut nadi perekonomian serta pusat komersial di jatung Korea.

4. Terletak antara Hangang River serta Namsan Mountain

Tanah tempat masjid ini berdiri adalah tanah yang tinggi seperti bukit, hingga untuk masuk ke dalamnya kami mesti menjejaki beberapa anak tangga. Dari halaman masjid, terhampar panorama kota dan sungai Hangang.

Atas pemandangannya yang indah itu, pengunjung masjid tidak cuma kaum muslim yang menunakan beribadah saja lho, tapi pun masyarakat Korea yang ingin lihat keindahan masjid dan keindangan panorama pinggir sungai Hangang yang salurannya bersumber ke Laut Kuning.

Supaya pengunjung menghormati kaum muslim yang berdoa di dalamnya, jadi dibagian depan pintu masuk masjid dikasih satu peringatan tata langkah berbusana yang sopan untuk masuk ke masjid.

(Visited 28 times, 1 visits today)