Inilah 8 Destinasi Wisata Religi Yang Cocok Saat Libur Lebaran

0
53
Inilah 8 Destinasi Wisata Religi Yang Cocok Saat Libur Lebaran
Inilah 8 Destinasi Wisata Religi Yang Cocok Saat Libur Lebaran

Indolah.comInilah 8 Destinasi Wisata Religi Yang Cocok Saat Libur Lebaran. Kota Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara mempunyai banyak daya tarik wisata, satu diantaranya wisata religi. Simak daftar obyek wisata religi yang dikumpulkan Kementerian Pariwisata yang dapat jadikan ide pada libur lebaran tahun ini.

Masjid Kotagede

Yogyakarta menaruh banyak peninggalan bersejarah dari kerajaan Mataram, satu diantara salah satunya yaitu Masjid Kotagede yang disebut masjid tertua di kota Gudeg. Di bangun pada 1640, masjid Kotagede adalah karya gotong royong Sultan Agung dengan orang-orang setempat yang umumnya beragama Budha serta Hindu.

Di halaman masjid ada pohon beringin tua, Wringin Sepuh, yang berumur beberapa ratus th. serta dikira sebagai pohon keramat oleh warga seputar.

Masjid Kauman Yogyakarta

Juga dikenal sebagai Masjid Agung Keraton, berdiri mulai sejak pemerintahan Hamengku Buwono I. Bangunan Cagar Budaya Nasional itu terdapat di alun-alun utara Yogyakarta. DI dalamnya ada maksura, bangunan serupa sangkar yang dahulu digunakan sultan melaksanakan ibadah untuk argumen keamanan.

Masjid Agung Sumenep

Masjid Jami itu mempunyai arsitektur bergaya Tiongkok, Eropa, Jawa serta Madura. Atapnya dipengaruhi budaya Jawa, warna pintu paling utama serta jendela masjid di pengaruhi budaya Madura, sisi dalamnya cenderung ke style Tiongkok.

Masjid Cheng Ho Surabaya

Masjid itu didirikan oleh Laksamana Cheng Ho pada era ke-15. Itu yaitu masjid pertama di Tanah Air yang memakai nama muslim Tionghoa.
Arsitektur China tampak kental dari warna cerah seperti merah serta hijau yang menghiasi masjid. Pintu masuknya sama pagoda, tulisan “Allah” dari relief naga serta patung singa dari lilin tampak di puncak pagoda.

Masjid Agung Sudirman, Bali

Terdapat di jantung kota Denpasar, masjid itu ramai dikunjungi jamaah di kota itu. Pengunjung dapat nikmati semilir angin lantaran bangunan itu didesain tanpa ada dinding, terkecuali di bagian depan.

Masjid Kuno Bayan Beleq

Masjid itu terdapat di perbatasan Lombok Utara serta Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat. Beleq berarti makam besar, diberi nama seperti ini lantaran terdapat banyak makan didalam komplek masjid. Satu diantara yang populer yaitu Gaus Abdul Rozak yang diakui jadi penyebar agama Islam pertama ditempat itu. Masjid kuno itu mempunyai dinding dari anyaman bambu dengan alas tanah liat yang dilapis tikar bambu. Bangunan seluas 9 x 9 meter itu berdiri mulai sejak 300 tahun lantas, walau tak di ketahui siapa yang bangunnya.

Masjid Bayan Beleq cuma digunakan untuk hari besar agama Islam, seperti Idul Fitri, bukanlah untuk beribadah keseharian. Tempat itu dapat diraih dengan mengendarai kendaraan roda dua atau roda empat dengan durasi perjalanan 2,5 jam dari Mataram.

Masjid Kuno Gunung Pujut

Masjid di kecamatan Pujut, Lombok Tengah itu terbuat dari bambu beratap alang-alang. Luasnya cuma 8, 6 x 8, 6 meter. Masjid itu mempunyai empat tiang penyangga paling utama dan 28 tiang penyangga lain. Masjid Gunung Pujut didirikan diatas bukit, tempat yang dahulu dikira sebagai tempat membangun bangunan sakral untuk orang-orang setempat.

Langgar Sapit

Masjid peninggalan Wetu Telu itu terdapat di Dusun Montong Kemong. Memiliki bentuk unik lantaran mirip tempat tinggal khas suku Sasak. Terkecuali digunakan untuk peringatan hari besar Islam, langgar ini dapat jadi tempat Ngayu-ayu dengan kata lain ritual meminta hujan yang diiringin musik gamelan dan gedang Beleq, musik tradisional Sasak.

(Visited 13 times, 1 visits today)