Inilah Hasil Pertemuan Kominfo Dan Facebook Terkait Kebocoran Data Pengguna

0
229
Inilah Hasil Pertemuan Kominfo Dan Facebook Terkait Kebocoran Data Pengguna
Inilah Hasil Pertemuan Kominfo Dan Facebook Terkait Kebocoran Data Pengguna

Indolah.comInilah Hasil Pertemuan Kominfo Dan Facebook Terkait Kebocoran Data Pengguna, Jakarta, Menteri Komunikasi serta Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut perwakilan Facebook Indonesia, Kamis (5/4/2018). Pemanggilan ini menyusul laporan paling baru Facebook berkaitan jumlah data pribadi pemakai yang dicuri firma Cambridge Analytica.

Sejumlah 1 juta data pemakai Indonesia masuk dalam keseluruhan 87 juta data pemakai Facebook global yang dipegang Cambridge Analytica. Firma itu adalah konsultan politik yang menolong kampanye pemenangan Donald Trump dalam Pilpres 2016.

Dalam pertemuan itu, Menkominfo mengungkapkan keinginan pada Facebook untuk dilakukan tindakan berkaitan antisipasi kebocoran data pemakai di Indonesia.

” Ada banyak hal jadi tindak lanjut. Pertama, kami tekankan sekali lagi semuanya sosial media termasuk juga Facebook mesti comply dengan ketentuan di Indonesia, ” kata Rudiantara selesai pertemuan dengan Facebook.

” Kami juga minta Facebook sesegera mungkin saja untuk lakukan shutdown atas aplikasi yang dikerjasamakan dengan pihak ke-3, terlebih kuis-kuis personality test yang jenis Cambridge Analytica. Itu dimatikan dahulu di Indonesia, ” ia memberikan.

Kuis kepribadian yang ramai mengedar di Facebook yaitu satu diantara pintu masuk pengumpulan data pribadi pemakai oleh pengembang pihak ke-3. Data itu lalu mungkin disalahgunakan untuk kebutuhan spesifik, seperti yang dikerjakan Cambridge Analytica.

Menkominfo juga memohon hasil audit pada beberapa aplikasi yang dikerjasamakan dengan pihak ke-3 itu. Dari hasil audit juga akan dapat diliat apakah beresiko jelek pada orang-orang Indonesia.

Public Policy Facebook, Ruben Hattari, menyebutkan akan selekasnya mengemukakan keinginan pemerintah ke Facebook pusat. Ia tidak berjanji semua dapat dikerjakan, namun pihaknya sudah ambil beberapa langkah solutif

” Saya belum juga dapat meyakinkan bisa dikerjakan, ” katanya.

Di ketahui, pada Rabu (4/4/2018), Facebook melaunching laporan berkaitan jumlah tentu data pemakai yang dicuri Cambridge Analytica. Bila terlebih dulu ditaksir 50 juta, nyatanya menjangkau 87 juta.

Indonesia jadi negara ke-3 dengan jumlah data pemakai yang paling banyak dicuri, yaitu 1 juta data. Diatas Indonesia ada Amerika Serikat serta Filipina.

Dalam peluang yang sama, Menkominfo merekomendasikan pemakai di Indonesia untuk sesaat ” puasa ” dahulu memakai sosial media.

” Bila sangat terpaksa gunakan sosial media, dipilih-pilih serta hati-hati. Tunggulah hingga semua jalan dengan baik, ” tutur Rudiantara.

(Visited 25 times, 1 visits today)