Istri Sewa Pembunuh Bayaran karena Sakit Hati Suami Menikah Lagi

0
633

Jakarta – Kasus pembunuhan seorang suami oleh pembunuh bayaran yang disewa istrinya di Jakarta Utara membuat gempar. Sang istri menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi suaminya karena sakit hati suaminya menikah lagi.

“Diawali dari rasa sakit hati si istri, si korban telah menikah kembali. Si istri (kedua) telah hamil selama 7 bulan. Dan korban berencana akan memberikan tanah atau rumah pada istri kedua,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Daddy Hartadi.

Hal itu disampaikan Daddy dalam rilis di kantornya, Polres Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Jakarta, Selasa (11/2/2014). Istri pertama ini bernama Saodah (43) yang merasa sakit hati pada suaminya, Mustain, dan meminta bantuan Hasun (43) untuk mencarikan orang yang dapat membunuh suaminya.

“Selanjutnya tersangka Saudara Hasun meminta tolong pada Saudara Panidi (33), Hasun menjemput tersangka Panidi di Gresik, Jawa Timur,” kata dia.

Hasun kenal Panidi selama 6 bulan. Pertama kali ketemu, sedang melakukan adu ayam. “Saodah janji akan membiayai tindakan ini yang sudah memberikan DP Rp 1 juta dan juga memberikan Rp 2 juta untuk mengekos di daerah Semper kepada Panidi,” tutur dia.

Selama 1 minggu mengekos, sang eksekutor, Panidi, mensurvei baik bentuk muka, penampilan, dan sehari-harinya korban. Yang bersangkutan melakukan eksekusi 25 Januari 2014 pukul 08.00 WIB.

(Visited 72 times, 1 visits today)