Jamal Yunos, Politisi UMNO Buronan Malaysia Ditangkap di Indonesia

0
566
Jamal Yunos, Politisi UMNO Buronan Malaysia Ditangkap di Indonesia
Jamal Yunos, Politisi UMNO Buronan Malaysia Ditangkap di Indonesia

Indolah.com – Jamal Yunos, Politisi UMNO Buronan Malaysia Ditangkap di Indonesia, Politisi United Malaysia National Organisation (UMNO), Jamal Yunos yang menjadi buronan Malaysia telah ditangkap dan ditahan di Indonesia.

Jamal Yunos (48) merupakan Ketua Pemuda UMNO cabang Sungai Besar menjadi buronan polisi Malaysia. Dia menjadi buronan polisi atas sejumlah kasus. Salah satu di antaranya memecahkan botol-botol alkohol dalam sebuah festival bir di Selangor pada 5 Oktober tahun lalu.

“Saya diberitahu bahwa pada pukul 18.15 (waktu Malaysia) polisi Indonesia berhasil menangkap Jamal,” kata Menteri Dalam Negeri Malaysia Muhyiddin Yassin seperti dilansir situs berita The Star, Selasa (3/7).

Dia menambahkan bahwa polisi Malaysia telah dihubungi untuk mengekstradisi Jamal, yang dikenal sebagai pemimpin kelompok Kaus Merah itu. Berbeda dengan gerakan serupa di Thailand, kelompok Red Shirts di Malaysia mendukung eks-Perdana Menteri Najib Razak.

Beberapa kasus lain yang merundung Jamal adalah pelanggaran Undang-undang Senjata Api Malaysia.

Polisi melancarkan mencari Jamal setelah dia menghilang dari bangsal Rumah Sakit Ampang Puteri pada 25 Mei lalu. Dia melarikan diri setelah dinyatakan sebagai terdakwa.

Surat perintah penangkapan terhadap Jamal dikeluarkan pada 1 Juni dengan tuduhan pelanggaran melarikan diri atau menolak tahanan polisi.

Pada 5 Juni, Jamal mengklaim dia masih di Malaysia lewat sebuah rekaman klip video.

Pada klip video terbaru yang dilansir 22 Juni lalu, Jamal yang sedang memperebutkan jabatan Ketua Pemuda UMNO menyatakan dirinya masih berada di Malaysia. Dia akhirnya kalah dalam pemilihan yang dimenangkan anggota Dewan Tertinggi Umno Asyraf Wajdi Dusuki.

Baca Juga : Ratna Sarumpaet Cekcok dengan Menteri Luhut di Posko KM Sinar Bangun

Polri Republik Indonesia segera mendeportasi politisi bekas partai berkuasa, Jamal Yunos (48) dalam waktu dekat. Ia ditangkap di sekitar kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Senin (2/6).

“Kami akan segera deportasi, kalau tidak hari ini, ya besok,” kata Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/6).

Menurut Tito, Jamal diperkirakan meninggalkan Malaysia pada 13 Juni 2018 secara ilegal.

Pihak Polri menangkap Jamal, setelah Kepala Kepolisian Malaysia menghubungi Tito untuk memberi informasi tentang Jamal dan meminta bantuan penangkapan karena yang bersangkutan diduga berada di Indonesia.

Menurut Tito, sebelum tiba di Jakarta, Jamal diketahui sempat singgah di Medan, Sumatera Utara.

Akhirnya, penyidik Polri menangkap Jamal di kawasan Tebet pada Senin (2/7) dan langsung dibawa ke Rutan Polda Metro Jaya.

(Visited 69 times, 1 visits today)