Jangan Lewatkan Scott Market Jika Liburan ke Yangon

0
460
Jangan Lewatkan Scott Market Jika Liburan ke Yangon
Jangan Lewatkan Scott Market Jika Liburan ke Yangon

Indolah.com – Jangan Lewatkan Scott Market Jika Liburan ke Yangon. Meski baru beberapa tahun lalu Myanmar membuka diri, negara ini menunjukkan kemajuan yang sangat pesat terutama soal infrastruktur dan pariwisata. Beberapa kuil dan pagoda dibuka untuk wisatawan. Sebuah pasar suvenir yang berusia hampir 100 tahun menjadi pusat wisata belanja di ibu kotanya.

“Scott Market, begitu nama pasarnya. Diambil dari nama Municipal Commissioner waktu Inggris menjajah Myanmar,” tutur Nang Hla May, pemandu wisata dari Tourism Authority of Thailand (TAT).

Pasar tersebut pertama dibangun pada 1926. Namun pada 1948, namanya berubah menjadi Bogyoke Aung San Market untuk menghormati pemimpin Myanmar, Jenderal Aung San yang dibunuh setahun sebelumnya.

Baca juga: Inilah Perjalanan 6 Takhayul Dari Sejumlah Negara Paling Ajaib

“Namun kebanyakan orang lebih suka menyebut Scott Market, karena lebih mudah dilafalkan. Ada sekitar 2.000 toko di sini. Buka setiap hari kecuali Senin,” tambah May.

Meski hanya terdiri dari satu lantai, pasar ini rupanya cukup luas. Gang utama di bagian tengah dipenuhi penjual beragam batu mulia seperti giok, rubi, serta aneka perhiasan. Myanmar bagian utara memang terkenal sebagai penghasil batu mulia.

Jangan Lewatkan Scott Market Jika Liburan ke Yangon
Jangan Lewatkan Scott Market Jika Liburan ke Yangon

Gang utama di bagian tengah punya beberapa “cabang” di kanan kirinya. Jalur selebar 1,5 meter dihimpit para penjual suvenir, mulai dari kerajinan tangan sampai kain khas Myanmar yakni longji.

Longji, dibaca longyi adalah kain sarung yang digunakan oleh semua pria dan wanita Myanmar. Hal yang membedakan longji pria dan wanita hanyalah warna dan motifnya. Tentu longji wanita lebih beraneka warna dan motif, sementara longji pria memiliki warna lebih “kalem” dan minim motif. Beberapa longji punya motif sangat mirip batik.

Anda bisa menemukan penjual longji di berbagai sudut Scott Market. Harganya beragam, mulai dari 200-500 Kyat (Rp 200.000-500.000). Satu Kyat dalam Rupiah adalah Rp 10,38.

Kaus bermotif dan tulisan Myanmar juga bisa ditemukan di pasar ini. Beberapa kerajinan tangan, seperti tempat perhiasan dari kayu lokal pun menjadi incaran wisatawan.

Scott Market terletak di Bogyoke Aung San Road, tepat di jantung Kota Yangon. Pasar ini buka mulai pukul 09.00-16.30 waktu setempat.

(Visited 91 times, 1 visits today)