Jesus Eugenio Ramos Penyiar Radio Asal Meksiko Ditembak Mati

0
177
Jesus Eugenio Ramos Penyiar Radio Asal Meksiko Ditembak Mati
Jesus Eugenio Ramos Penyiar Radio Asal Meksiko Ditembak Mati

Indolah.com – Jesus Eugenio Ramos Penyiar Radio Asal Meksiko Ditembak Mati, Penyiar radio di negara bagian Tabasco, Meksiko, Jesus Eugenio Ramos, ditembak mati oleh orang tidak dikenal. Insiden ini jadi kekerasan pada jurnalis yang ketiga semenjak Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menjabat pada 1 Desember 2018.

Dikutip dari Reuters, kantor kejaksaan Tabasco menyebutkan korban meninggal karena luka tembak pada Sabtu (9/2) pagi dalam suatu rumah sakit di kota itu.

Gubernur Tabasco Adan Augusto Lopez menjelaskan ia prihatin atas kehilangan wartawan yang diketahui di kota itu dengan julukan sebagai ‘Chuchin’ itu. Dia pun menekan penyidikan atas pembunuhan itu.

“Ia ialah reporter bergengsi, [memandu] satu program dengan riwayat panjang di Zapata,” tuturnya dalam satu video yang diposting di Twitter.

Ramos adalah penyiar program berita “Wilayah Kita Hari Ini” di stasiun lokal. Waktu pembunuhan berlangsung, menurut Tabasco Today, korban tengah sarapan dalam suatu hotel dekat stasiun radio.

Baca Juga : Ahok Gabung ke PDIP Namun Tak Ikut Kampanye Pemilu 2019, Mengapa?

Tidak hanya jadi pembunuhan ketiga semenjak Presiden Andres menjabat, masalah ini pula menandai pembunuhan jurnalis kedua pada 2019. Meksiko sendiri tengah bergelut dengan rekor kekerasan yang sudah merenggut nyawa banyak wartawan.

Angka pembunuhan di Meksiko sendiri melompat sepertiganya pada tahun kemarin jadi lebih dari 33.000 masalah. Ini jadi rekor pada sebuah dekade terakhir sesudah dimulainya program memerangi perdagangan narkotika yang di pimpin oleh militer.

Wartawan lokal di seluruh Meksiko sudah jadi korban kekerasan. Komite untuk Membuat perlindungan Wartawan (CPJ) juga mengklasifikasikan Meksiko menjadi negara sangat beresiko buat pekerja alat di Belahan Barat.

Pasal 19, yang membela kebebasan berekspresi serta akses ke informasi, mendokumentasikan pembunuhan 122 jurnalis di Meksiko semenjak tahun 2000.

(Visited 25 times, 1 visits today)