Kapitra Klaim Kepolisian Telah Hentikan Kasus Chat Mesum Habib Rizieq

0
39
Kapitra Klaim Kepolisian Telah Hentikan Kasus Chat Mesum Habib Rizieq
Kapitra Klaim Kepolisian Telah Hentikan Kasus Chat Mesum Habib Rizieq

Indolah.com – Kapitra Klaim Kepolisian Telah Hentikan Kasus Chat Mesum Habib Rizieq, Koordinator Tim Advokasi Pembela Agama Kapitra Ampera mengatakan bahwa Penyidik Polda Metro Jaya telah menghentikan penyidikan kasus dugaan percakapan pornografi antara tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein.

“Kasus chat (porno) sudah di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) Polri,” kata Kapitra saat dihubungi, Rabu (6/5/2018).

Kapitra pun meminta kepolisian untuk segera mengumumkan surat pemberhentian penyidikan (SP3) kasus dugaan pornografi Rizieq Shihab.

Dia mengaku telah menunggu polisi untuk mengumumkan soal SP3 tersebut sejak Februari 2018. Namun, hingga kini polisi tidak juga memberikan pengumuman tersebut.

“Kita minta polisi segera umumkan. Kita sudah tunggu lama dari Februari agar polisi beri kepastian hukum. Polisi harus segera umumkan SP3 kasus chat HRS [Rizieq],” ujarnya, Rabu (6/6).

Menurut Kapitra, pengumuman soal SP3 Rizieq lebih baik ditanyakan kepada Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono enggan menyampaikan soal kelanjutan perkara Rizieq. Dia justru menilai pihak Mabes Polri yang layak untuk menjawab soal kabar tersebut.

“Silakan tanya ke Mabes,” ujarnya.

Baca Juga : Adzan Maghrib Berkumandang di Gereja Melbourne Australia

Sementara itu, Wakapolri Komjen Syafruddin mengaku belum tahu apabila kasus ‘chat mesum’ Habib Rizieq telah dihentikan penyelidikannya. Dia hanya mengakui, polisi baru melayangkan SP3 terkait kasus penghinaan lambang negara yang ditangani Polda Jawa Barat yang juga menjerat pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu.

“Kalau untuk yang di Bandung saya tahu. Tapi kalau kasus (chat porno) saya belum tahu,” kata Syafruddin saat ditemui di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

Di tempat yang sama, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto juga tak mau berkomentar soal kabar dihentikannya kasus ‘chat mesum’ Habib Rizieq itu.

“Biar pak Kadiv (Humas Polri Irjen Setyo Wasisto) yang menjelaskan,” kata Ari.

Sekadar diketahui, dalam kasus dugaan video chat bernuansa pornografi tersebut, Habib Rizieq Shihab dijerat Pasal 4 Ayat (1) juncto Pasal 29, Pasal 6 juncto Pasal 32 dan Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Rizieq berada di Arab Saudi sejak Mei tahun lalu atau tak lama setelah terjerat kasus dugaan konten pornografi. Statusnya saat ini adalah sebagai tersangka. Polisi mengklaim masih menunggu kepulangan Rizieq untuk kelanjutan proses penyidikan.

(Visited 20 times, 1 visits today)