Kapolri Tito Ungkap Motif Serangan Bom Gereja di Surabaya Dan Sidoarjo

0
95
Kapolri Tito Ungkap Motif Serangan Bom Gereja di Surabaya Dan Sidoarjo
Kapolri Tito Ungkap Motif Serangan Bom Gereja di Surabaya Dan Sidoarjo

Indolah.com – Kapolri Tito Ungkap Motif Serangan Bom Gereja di Surabaya Dan Sidoarjo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian membeberkan motif penyerangan sel JAD di Surabaya serta Sidoarjo. Apa motif sesungguhnya?

Kapolri mulai dengan menerangkan investigasi yang dikerjakan Polda Jawa timur di-backup oleh Mabes Polri berkaitan tiga bom gereja di tiga lokasi di Surabaya.

“Dalam saat singkat, kita telah dapat membeberkan aktornya satu keluarga atas nama Saudara Dita, tersebut istri serta dua anak lelaki serta dua anak wanita yang ikut serta dalam serangan itu. Kita telah mengidentifikasi kelompoknya, yakni JAD dari sel Surabaya serta tempo hari saya berikan juga motifnya yang berkaitan dengan serangan ini karna ada instruksi dari ISIS sentral karna mereka tertekan lalu memerintahkan sel yang lain untuk bergerak,” ungkap Kapolri dalam konferensi pers di Mapolda Jawa timur di Surabaya, Senin (14/5/2018).

“Kita ketahui, selain serangan di Surabaya, ada juga serangan di Paris di hari Minggu waktu lalu, aktornya ditembak mati oleh polisi. Di tingkat lokal, saya mengemukakan disangka pembalasan dari group JAD karna pemimpinnya, Aman Abdurrahman, yang ditahan dalam masalah pendanaan serta kursus paramiliter bersenjata di Aceh, lalu yang berkaitan divonis serta harusnya keluar bulan Agustus lantas lalu di tangkap kembali karna disangka keras berkaitan dengan rencana, pendanaan, masalah bom Thamrin di Jakarta awal th. 2016,” tambah Kapolri.

Baca Juga : Rekaman CCTV Detik-detik Polrestabes Surabaya Diserang Bom

Kepemimpinan Aman lalu dialihkan pada tokoh pimpinan JAD Jawa Timur yang bernama Zaenal Anshori. Zaenal beberapa minggu lalu di tangkap oleh Mabes Polri dalam kaitan dengan pendanaan untuk memasukkan senjata api dari Filipina selatan ke Indonesia.

“Automatis sistem hukum yang berkaitan serta itu buat kelompok-kelompok jaringan JAD yang berada di Jawa Timur, termasuk juga yang berada di Surabaya ini, memanas serta mau lakukan pembalasan,” jelas Kapolri.

“Sehingga kembali saya tegaskan kerusuhan di Mako Brimob itu tidak cuman problem makanan yg tidak bisa masuk dari keluarga pada beberapa tahanan, tapi juga karna ada dinamika internasional barusan dan usaha untuk lakukan kekerasan pembalasan atas ditangkapnya pimpinan mereka, ” lanjut Kapolri.

Dita dengan istri serta empat anaknya yang beraksi mengebom tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5) tempo hari yaitu pimpinan JAD Surabaya. Bom yang digunakan merupakan jenis TATP high explosive, peledak yang sama yang dimanfaatkan aktor bom di Mapolresta Surabaya pada Senin (14/5) pagi hari ini serta meledak di Rusunawa Wonocolo di rumah punya Anton serta keluarga di Sidoarjo.

“Aktor Anton ini menjadi kawan akrab Saudara Dita, aktor bom bunuh diri di Gereja di Jl Arjuna. Mereka aktif terkait serta sempat bertandang ke lapas napi terorisme tahun 2016,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam konferensi pers di Mapolda Jawa timur, Senin (14/5).

Pada Senin pagi hari ini, berlangsung sekali lagi ledakan di Mapolresta Surabaya. Dua motor yang membawa lima orang dalam satu keluarga diledakkan di halaman Mapolresta Surabaya. Akibat peristiwa ini, bapak, ibu, serta dua anak wafat. Sedang satu anak sekali lagi yang masih tetap kecil selamat karna terlempar. Akibat perbuatan teror ini, empat polisi serta enam warga jadi korban luka-luka. Kapolri membeberkan perbuatan ini dikerjakan group yang sama.

Kapolri juga lalu membeberkan argumen JAD sel Jawa Timur itu menyerang Surabaya serta Sidoarjo. “Yang nanya mengapa aksinya di Surabaya, ya karna mereka kuasai daerah ini. Mengapa mereka lakukan ini, karna pimpinan mereka di Jawa Timur di tangkap, selain¬† Aman Abdurrahman ditahan di Mako Brimob, juga karna instruksi dari ISIS sentral yang tertekan, ” pungkasnya.

(Visited 41 times, 1 visits today)