Karangan Bunga Ahok Tidak Hanya Dibakar, Tapi Juga Dirusak Massa Buruh

0
764
Karangan Bunga Ahok Tidak Hanya Dibakar, Tapi Juga Dirusak Massa Buruh
Karangan Bunga Ahok Tidak Hanya Dibakar, Tapi Juga Dirusak Massa Buruh

Indolah.com – Karangan Bunga Ahok Tidak Hanya Dibakar, Tapi Juga Dirusak Massa Buruh, Di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sejumlah karangan bunga rusak usai massa buruh yang melakukan aksi unjuk rasa dalam memperingati Hari Buruh, Senin (1/5/2017), membubarkan diri.

karangan bunga yang ditujukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau AhokDjarot Saiful Hidayat itu banyak yang rusak.

Karangan Bunga Ahok Tidak Hanya Dibakar, Tapi Juga Dirusak Massa Buruh

Terlihat patahan karangan bunga itu bukan seperti patahan karena terkena derasnya hujan, melainkan lebih terlihat karena tangan manusia.
Terlihat patahan karangan bunga itu bukan seperti patahan karena terkena derasnya hujan, melainkan lebih terlihat karena tangan manusia.

Banyak papan bunga yang patah. Terlihat patahan karangan bunga itu bukan seperti patahan karena terkena derasnya hujan, melainkan lebih terlihat karena tangan manusia. Belum terlihat petugas yang berusaha mengumpulkan atau memperbaiki karangan bunga tersebut.

Baik Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum ( PPSU) maupun petugas dari Dinas Kehutanan masih sibuk membersihkan sampah yang berserakan setelah aksi usai.Siang tadi, massa buruh sempat melakukan pembakaran terhadap karangan bunga untuk Ahok- Djarot di depan Gedung Balai Kota.

Buruh membakar karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat perayaan Hari buruh Internasional 1 Mei 2017.
Buruh membakar karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat perayaan Hari buruh Internasional 1 Mei 2017.

Buruh membakar karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat perayaan Hari buruh Internasional 1 Mei 2017. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan aksi tersebut untuk membantu Ahok, membersihkan kawasan balai kota.

“Itu sedang membantu gubernur supaya sampahnya enggak banyak,” ujar Said Iqbal kepada wartawan, Said mengatakan aksi pembakaran karangan bunga kemungkinan dipicu kekesalan buruh karena polisi memblokade jalan menuju istana presiden.

“Suasana panas kemudian polisi memblokade. Padahal buruh aksi itu sudah sesuai UU di mana kita sudah mendapat tanda terima dari Mabes Polri, tapi kan di blokade,” jelasnya.

Baca Juga :

Video pembakaran karangan bunga beredar di media sosial, tampak tak jauh dari lokasi pembakaran terdapat mobil komando bertuliskan Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM PSI) DKI Jakarta.

“Kita awali May Day ini dengan bersih-bersih Balai Kota,” teriak orator dari mobil komando. Sementara itu tampak berlarian buruh yang menumpuk dan membakar karangan bunga hingga api membumbung tinggi.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Jupan Royter menyatakan Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Idrus mendatanginya dan menyampaikan permohonan maaf atas pembakaran karangan bunga.

salah satu organisasi buruh yang menandatangani kontrak politik dengan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
salah satu organisasi buruh yang menandatangani kontrak politik dengan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Dia datang meminta maaf mengatakan pembakaran bunga sebagai aksi spontan dan tidak disengaja,” kata Jupan. FSP LEM SPSI DKI Jakarta, merupakan salah satu organisasi buruh yang menandatangani kontrak politik dengan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

(Visited 83 times, 1 visits today)