Kesal Sering Diolok Teman, Hamsyah Tikam Temannya Hingga Tewas

0
48
Kesal Sering Diolok Teman, Hamsyah Tikam Temannya Hingga Tewas
Kesal Sering Diolok Teman, Hamsyah Tikam Temannya Hingga Tewas

Indolah.com – Kesal Sering Diolok Teman, Hamsyah Tikam Temannya Hingga Tewas, Hamsyah (20), warga Jalan Ulin, Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, dibawa polisi siang tadi. Dia menikam temannya, Kiran (19), hingga tewas. Gara-garanya, kesal sering diolok oleh korban Kiran.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita, Sabtu (11/8). Awalnya, Kiran keluar rumah untuk membeli rokok di warung, dan nongkrong di lapangan bulu tangkis. Tidak lama kemudian, Hamsyah datang menagih utang.

BACA JUGA >>> Oppo Menetapkan Tanggal Peluncuran F9

Terjadi keributan saat itu, lantaran Kiran, belum punya uang membayar utang dan marah kepada Hamsyah. Di tengah keributan keduanya, Hamsyah mengeluarkan badik yang dia bawa, dan menikam punggung Kiran, hingga juga mengenai kepalanya.

Terluka dan penuh darah, Kiran berlari menghindari Hamsyah, dan masuk ke rumah warga meminta pertolongan. Badik yang menancap, sempat dicabut, dan Kiran dibawa ke Puskesmas, hingga dirujuk ke RS Dirgahayu. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Kapolsek Sungai Kunjang Kompol I Ketut Gede Suardana membenarkan kejadian itu. Begitu personelnya mendengar kejadian itu, langsung mengamankan pelaku Hamsyah.

“Anggota saya ke TKP, dan mengamankan pelaku ini di rumahnya,” kata Suardana, Sabtu (11/8) malam ini.

Kesal Sering Diolok Teman, Hamsyah Tikam Temannya Hingga Tewas

Meski awal kejadian pelaku menagih utang, hasil dari interogasi kepolisian kepada Hamsyah, motif penikaman itu lantaran diduga pelaku Hamsyah menaruh dendam kepada korban. “Korban ini diduga sering menantang kelahi pelaku. Malam sebelumnya, korbapun juga melontarkan kata-kata kasar, tidak pantas kepada pelaku,” ungkap Suardana.

Akhirnya, pagi tadi, saat pelaku bertemu korban, pelaku memang sedang membawa badik. “Pelaku pagi tadi mau berangkat kerja, bertemu korban di jalan. Sehingga terjadilah peristiwa itu,” demikian Suardana.

(Visited 18 times, 1 visits today)